Kompas.com - 05/06/2013, 14:17 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

MANADO, KOMPAS.com - Salah satu tempat unik untuk menikmati terbitnya matahari di Sulawesi Utara, ada di Pulau Baling-baling. Dikatakan unik karena untuk menikmati sunrise di sini, Anda harus melakukan tracking pendakian yang cukup menanjak di ujung pulau ini.

Jangan khawatir, walau menanjak namun tracking-nya tidak panjang. Berpeganglah di rumput-rumput yang ada jika Anda merasa akan tergelincir ke bawah. Pulau Baling-baling yang terletak di Desa Tumbak, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara ini berbentuk bulat, dengan sebuah tanjung kecil yang meruncing ke arah laut.

Di tanjung kecil itulah Anda akan menikmati terbitnya matahari. Setelah mendaki sekitar 15 menit, turunlah di ujung tanjung tersebut. Hati-hati, karena sangat curam, dan di sisi kiri kanannya laut. Jalannya memang sempit, tetapi dijamin begitu tiba di ujung tanjung, Anda akan merasakan sebuah sensasi menikmati pemandangan alam yang luar biasa indah. Mentari akan terbit dari balik lautan di sebelah kanan pulau.

Jika datang tepat cuaca cerah, semburat warna-warni sunrise akan tersaji dengan dahsyatnya di langit. Seiring naiknya sudut matahari, langit akan berubah kebiruan khas cahaya pagi, yang menyinari pulau-pulau lainnya di sekitar Pulau Baling-baling.

Tengoklah ke arah depan, Gunung Dua Sodara di Kota Bitung terlihat di kejauhan. Lalu ke kiri sedikit ada Gunung Klabat di Kabupaten Minahasa Utara dan lebih ke kiri lagi, terlihat Gunung Api Soputan di Kabupaten Minahasa Selatan. Ini pemandangan terbaik untuk menikmati semburan cahaya sunrise.

Keindahan tidak berhenti di situ saja. Letak Pulau Baling-baling yang seolah menjadi salah satu penahan ombak bagi perairan Desa Tumbak, membuat air laut di sekitarnya sangat tenang dan berwarna biru. Di perairan sekitar itu pula banyak spot terumbu karang yang indah. Saking jernihnya perairan tersebut, membuat Anda yang berdiri di ketinggian Pulau Baling-baling bisa melihat terumbu karang yang ada di bawah sana.

Keindahan Pulau Baling-baling yang berukuran kecil itu ditambah dengan pantai kecilnya berwarna putih khas, karena merupakan pecahan karang-karang mati. Tepat di depan Pulau Baling-baling terdapat sebuah mercu suar sebagai tanda adanya hamparan terumbu karang.

Jangan cepat-cepat pergi jika matahari sudah naik ke permukaan. Sempatkan berfoto-foto di salah satu punggung pulau ini. Rumput-rumput unik yang secara alami tertata rapi dan berpola akan menjadi latar pemandangan yang sangat indah.

Pulau Baling-baling dapat ditempuh dari Kota Manado dengan berkendara sekitar 2,5 jam. Desa Tumbak merupakan desa nelayan yang warganya dominan Suku Bajo. Jika ingin menginap di Tumbak telah tersedia water cottage dengan bangunan khas di atas air laut. Terdapat jasa sewa perahu sekaligus fasilitas ala orang desa di water cottage tersebut.

Kalau Anda ke Pulau Baling-baling, jangan lupa membawa alat snorkeling. Terumbu karang dan bawah airnya tidak kalah dengan spot indah lainnya di Sulawesi Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.