Kompas.com - 08/06/2013, 12:54 WIB
|
Editorkadek

KOMPAS.com - Pelesir belum lengkap tanpa cendera mata. Setiap daerah pasti memiliki kerajinan tangan maupun hasil alam yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Tak terkecuali Pangandaran yang berada di wilayah pantai selatan Jawa Barat. Daerah yang sebagian besar wilayahnya merupakan pesisir tersebut menyediakan beragam "hadiah" untuk dibawa pulang.

Jika Anda berniat melancong ke Pangandaran, berikut beberapa pilihan suvenir yang bisa Anda beli. Sebagian besar tentu saja memanfaatkan bahan-bahan laut.

Hasil laut segar. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Pangandaran adalah menjadi nelayan. Hasil laut yang masih segar mudah Anda dapatkan di Pangandaran.

Sebut saja seperti ikan, udang, kepiting, cumi-cumi, dan sebagainya. Untuk bisa membeli aneka hasil laut tersebut, bisa Anda dapatkan di sepanjang Pantai Timur Pangandaran.

Setiap pagi, para pedagang menjajakan hasil laut tangkapan para nelayan di pinggir dermaga Pantai Timur. Bisa juga Anda pergi ke Tempat Pelelangan Ikan yang ada di kawasan tersebut untuk mendapatkan jenis hasil laut yang lebih beragam.

Untuk jenis ikan, ikan bawal menjadi salah satu yang paling dicari. Selain karena rasanya yang enak, bawal juga cukup tebal dan empuk. Harganya terbilang cukup mahal bisa mencapai lebih dari seratus ribu per kilogram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hati-hati juga saat membeli bawal, karena ada pedagang "bandel" yang menjajakan bawal tiruan. Sebelum membeli, Anda harus benar-benar periksa secara seksama bentuk ikan. Karena terkadang bawal asli dan tiruan mempunyai bentuk tak begitu berbeda.

Hati-hati saja jika Anda mendapatkan bawal dengan harga murah karena bisa jadi itu yang tiruan. Pilihan hasil laut untuk dibawa pulang, cocok jika tempat tinggal Anda masih dekat dari Pangandaran.

Kerajinan tangan.
Kerajinan tangan karya masyarakat Pangandaran sebagian besart terbuat dari kulit kerang dan keong. Ada yang dijual satuan, tetapi ada pula yang dikreasikan menjadi pajangan, cermin, tirai, dan aksesoris perempuan seperti kalung dan gelang.

Toko yang menjual aksesoris memang tak banyak. Tetapi jika Anda jeli melihat, saat jalan-jalan di sekitar dermaga Pantai Timur, juga terselip toko-toko kecil penjual kerajinan tangan dari kerang tersebut.

Selain di pantai, penjual kerajinan tangan ini juga bisa Anda temukan di sekitar tempat tinggal penduduk. Biasanya juga berada dekat dengan pusat keramaian dan berkumpulnya wisatawan seperti hotel dan tempat makan.

Untuk suvenir kecil seperti gantungan kunci dan pajangan, murah saja, Anda bisa mendapatkannya mulai dari harga Rp 5.000. Sedangkan pajangan dari kerang yang paling rumit dan dikombinasikan dengan bahan kaca, ada yang mencapai Rp 50.000 sampai 70.000. Kiatnya, pandai-pandai saja Anda menawar jika ingin mendapatkan harga semiring mungkin.

Pakaian.
Produk lainnya yang bisa dijadikan cendera mata adalah pakaian. Di sini banyak dijual baju pantai. Pakaian bernuansa pantai ini menggunakan bahan kain ringan dan lembut seperti kain rayon dan katun.

Anda bisa membelinya di sepanjang Pantai Timur, Pantai Barat Pangandaran, serta sekitar rumah penduduk. Corak yang ditawarkan pun beragam, mulai dari gambar-gambar pantai, batik, hingga yang bertuliskan "Pangandaran".

Jenis pakaian yang tersedia pun hadir dalam beragam ukuran, mulai dari ukuran untuk anak-anak maupun dewasa. Juga tersedia pakaian untuk laki-laki maupun perempuan.

Tak hanya pakaian, ada pula beragam tas, syal, ikat pinggang, dan topi yang ditawarkan dengan harga beragam. Para pedagang pun tak memberikan harga terlalu mahal. Meski demikian, jangan segan mengeluarkan keahlian Anda dalam menawar harga karena pedagang pun tak mematok "harga pas".

Para pedagang yang berada di kawasan Pangandaran, biasanya mulai menjajakan dagangannya mulai sekitar jam sepuluh pagi hingga malam sekitar jam sembilan. Namun, untuk pedagang ikan justru membuka lapaknya dari subuh hingga siang hari. Jadi, sudah siap berburu oleh-oleh khas Pangandaran?

Anda ingin oleh-oleh khas Pangandaran berupa kerajinan tangan dari kerang? Caranya mudah saja, cukup mengirimkan pertanyaan seputar wisata melalui twitter @KompasTravel. Pertanyaan terpilih akan mendapatkan kerajinan tangan dari kerang khas Pangandaran.

Ikuti beragam kuis dan informasi mengenai pariwisata melalui twitter Kompas Travel di @KompasTravel.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.