Kompas.com - 10/06/2013, 12:24 WIB
Editorkadek

WARSARA, KOMPAS.com - Seperti terhipnotis, pementasan musik dan tari poco-poco yang dibawakan oleh KBRI Warsawa pada "Saska Kepa Festival" berhasil menarik puluhan warga Polandia secara spontan untuk turut serta menarikan poco-poco pada Sabtu (8/6/2013).

Bahkan, terdapat permintaan khusus dari warga agar musik dan tari poco-poco dapat dimainkan kembali di akhir pentas musik yang ditampilkan oleh KBRI Warsawa. Seperti tercantum dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (10/6/2013), tidak saja warga Polandia, sejumlah Duta Besar Negara sahabat Indonesia juga terlihat berpartisipasi dalam “flash mob” tarian poco-poco di bawah arahan Dharma Wanita Persatuan KBRI Warsawa.  

“Lagu dan tarian poco-poco adalah salah satu tarian social line dance asli dari Indonesia, yang berasal dari Maluku. Poco-poco adalah lagu dan tarian yang sangat populer di Indonesia, dan saat ini menyebar sampai ke negara-negara tetangga, terutama di ASEAN“ ungkap Monika Barzyc, staf KBRI Warsawa, menjelaskan kepada para pengunjung Saska Kepa Fair mengenai lagu dan tari Poco-Poco.
 
Selain lagu dan tarian Poco-Poco, band musik binaan KBRI Warsawa juga membawakan lagu Bengawan Solo, atau lebih dikenal di Polandia sebagai “Kiedy Allach Szedl”. “Kiedy Allach Szedl” dalam bahasa Indonesia artinya “Ketika Allah Berjalan (mengelilingi dunia)".

Bengawan Solo versi Polandia tersebut merupakan lagu terjemahan Bengawan Solo dalam bahasa Polandia yang menceritakan mengenai perjuangan Indonesia menggapai kemerdekaan, sebagaimana Polandia juga memperjuangkan kemerdekaan.

Saska Kepa Fair merupakan Festival Jalanan Musim Panas tahunan yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Francuska, salah satu jalan dan distrik elit di Warsawa. Acara ini dikunjungi oleh ribuan warga dari Warsawa.

Kehadiran Indonesia pada Saska Kepa Fair merupakan bagian dari kegiatan ASEAN Committee in Warsaw, yang saat ini diketuai oleh Indonesia, untuk memperkenalkan dan mendesiminasikan mengenai ASEAN beserta negara anggotanya.

Seluruh negara anggota ASEAN yang membuka perwakilan di Warsawa, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam, hadir di dalam stan ASEAN untuk memamerkan dan menjual produk budaya serta makanan khas setiap negara. Sejak Saska Kepa Fair dibuka pagi hingga sore hari, ratusan warga Polandia mengantre untuk dapat mencicipi makanan-makanan Indonesia dan negara anggota ASEAN lainnya, seperti Nasi Goreng, Satai, Pad Thai, Rice Cake, and Springrolls. (Sumber: KBRI Warsawa)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X