Kecanduan di Dufan

Kompas.com - 12/06/2013, 18:19 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - "Keliling dunia dalam satu hari" kira-kira begitulah pesan yang ingin disampaikan kepada pengunjung saat menjelajahi seluruh wahana yang ada di Dunia Fantasi, Ancol Taman Impian. Karena memang Dunia Fantasi atau yang kerap disebut Dufan memiliki beberapa kawasan berbeda yang diberi nama sesuai dengan benua-benua besar di dunia.

Sebut saja kawasan Eropa, kawasan Amerika dan kawasan Asia. Meski tidak seluruh kawasan yang ada mewakili keseluruhan benua besar di dunia. Wahana permainan yang ada juga mewakilkan masing-masing kawasan yang diusung. Termasuk hiasan-hiasan yang ada di sekeliling kawasan tersebut.

Puluhan wahana permainan yang ditawarkan Dufan beragam jenisnya. Mulai dari yang sifatnya hanya untuk bersenang-senang hingga yang memacu adrenalin sangat tinggi sehingga begitu mejajalnya tubuh terasa seperti melayang.

Sepertinya untuk dapat menikmati seluruh wahana permainan yang ada di Dufan tak cukup hanya dengan waktu satu hari. Lagi pula seluruh wahana di Dufan seperti memiliki efek "candu". Karena meskipun telah pernah menjajal wahana tersebut sebelumnya dijamin akan ketagihan ingin menjajalnya kembali.

Turangga-rangga. Mungkin permainan ini lebih dikenal dengan komidi putar. Turangga rangga merupakan salah satu simbol wahana permainan yang ada di Dufan. Nikmati saja berputar-putar di atas kuda atau bangku-bangku di bawah terpaan sinar lampu-lampu warna-warni. Sambil sesekali berleha-leha di atasnya karena memang wahana ini dirancang untuk bersantai.

Bianglala. Bisa dikatakan Bianglala bukan hanya permainan yang menjadi maskot Dufan tetapi juga maskot Ancol. Sebuah kincir besar yang membawa kita ke ketinggian puluhan kaki dari atas tanah seperti melayang di udara. Saat berada di titik paling atas, pemandangan laut Jawa dan bagian utara Kota Jakarta sangat cantik. Belum lagi ditambah terpaan angin laut yang membawa wangi khas tersendiri. Namun jika Anda phobia dengan ketinggian, disarankan untuk tidak mencoba wahanan ini.

Gajah Bledug. Wahana Gajah Bledug juga bisa dikatakan wahana tidak ekstrim. Layaknya komidi putar karena saat naik wahana ini hanya diajak berputar-putar saja. Bedanya, yang ditumpangi berbentuk gajah.

Kora-kora.
Wahana permainan ini disebut juga dengan perahu ayun. Berupa perahu besar yang berayun ke depan dan ke belakang cukup kencang. Permainan ini bisa dikategorikan sebagai salah satu wahana ekstrem. Sebagian besar pengunjung yang mencoba wahana ini pun pasti berteriak. Bukan hanya karena takut, tetapi rasanya kurang "afdol" kalau tidak diiringi teriakan.

Hysteria. Ini tergolong salah satu wahana ekstrem baru yang ada di Dufan. Dengan memiliki dua menara dan tempat duduk mengitari seluruh sisi menara tersebut. Menjajal Hysteria, seolah dilempar ke atas dalam waktu satu persekian detik, kemudian dilempar ke bawah dengan cepat. Hal ini pun dilakukan berulang-ulang. Maka tak jarang pengunjung tak berani menjajal wahana ini kecuali mereka yang benar-benar menyukai tantangan.

Kicir-kicir.
Disebut juga sebagai Power Surge, wahana ini membawa pengunjung berputar 360 derajat, melintir, sambil meluncur. Bila ingin mencoba wahana ini haruslah memiliki ketahanan tubuh yang kuat. Karena bisa saja sesudahnya justru akan terasa pusing.

Tornado. Pernah merasakan duduk dengan posisi terbalik? Itulah yang dirasakan saat mencoba wahana ini. Ya, penumpang yang duduk berjajar secara membelakangi dijungkir-balikkan di udara, begitu pun saat turun Tornado juga digolongkan sebagai wahana terekstrem yang ada di Dufan.
tornado-di-ancol
Tornado. (Kompas Images/Vitalis Yogi Trisna)

Perlu mental yang cukup kuat jika ingin menjajal wahana ini. Meski demikian tetap saja wahana ini sangat diminati pengunjung yang datang. Terutama saat liburan, pengunjung bisa antre panjang untuk bisa mencobanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X