Ranu Kumbolo Jadi Penghapus Lelah...

Kompas.com - 15/06/2013, 16:00 WIB
EditorI Made Asdhiana

Lokasi Ranu Kumbolo bisa ditempuh dalam 3-5 jam berjalan kaki dari pintu masuk pendakian Gunung Semeru di Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Untuk menuju Puncak Mahameru, seorang pendaki biasa melalui beberapa segmen jalur pendakian, yakni Ranu Pani, Ranu Kumbolo, Oro-oro Ombo, Cemoro Kandang, Kalimati, dan Puncak Mahameru.

Jarak Ranu Pani-Ranu Kumbolo sekitar 10,5 kilometer. Di jalur ini kondisi medan relatif landai, tetapi sedikit naik turun. Jarak dari Ranu Kumbolo-Kalimati 7,5 kilometer, dan Kalimati-Puncak Mahameru mencapai 1 kilometer dengan kondisi medan menanjak berat.

Terlepas dari kondisi alam yang indah, Ranu Kumbolo merupakan bagian dari zona inti kawasan konservasi TNBTS. Maka, keasliannya harus dijaga agar tidak rusak. Salah satunya menerapkan aturan berupa larangan aktivitas yang berpotensi mengotori danau dan kawasan di sekitarnya. Bahkan, penebaran ikan ke danau juga dihindari guna menjaga keaslian ekosistem setempat.

Di kawasan Gunung Semeru sebenarnya terdapat beberapa danau, seperti Ranu Pani (Ranu Pane) dan Ranu Regulo yang lokasinya berdekatan. Kondisi Ranu Pani banyak mengalami sedimentasi pada bagian tepi akibat posisinya yang berdekatan dengan lahan pertanian penduduk. Ranu Regulo masih bagus.

Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari mengatakan, kawasan Bromo Tengger Semeru, termasuk di dalamnya Ranu Kumbolo, memiliki kekayaan hayati yang besar, baik flora maupun fauna. Kawasan ini juga memiliki ekosistem spesifik, seperti savana, laut pasir, hingga hutan hujan tropis.

”Oleh karena itu, keberadaannya harus dijaga,” ucap Ayu yang mengakui dirinya masih menjumpai sejumlah pelanggaran yang dilakukan pengunjung, seperti mandi dan berenang di Ranu Kumbolo, membawa naik sepeda gunung, sampai mengajak anak di bawah umur untuk mendaki Semeru.

Pendaki atau siapa pun yang berkemah di sekitar Ranu Kumbolo diharuskan membawa turun kembali sampah sisa bungkus makanan yang mereka bawa. Aturan ini sebenarnya bersifat menyeluruh, termasuk di sepanjang jalur pendakian hingga Mahameru. Bahkan, ada rencana menerapkan sistem deposit bagi pengunjung. Dalam sistem ini, pengunjung diwajibkan menyerahkan sejumlah uang sebagai jaminan atas sampah mereka yang tidak dibawa turun.

”Kalau sampah sisa bungkus makanan dan minuman mereka dibawa turun sendiri, uang deposit itu akan dikembalikan. Upaya menjaga kelestarian alam terus dilakukan, termasuk dengan melakukan penutupan kawasan dari kegiatan pendakian,” ujar Kepala Seksi Wilayah III TNBTS Hadi Suyitno. Model deposit ini sudah diterapkan di sejumlah lokasi pendakian. (Defri Werdiono)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute dan Harga Makanan di Camp Coffee & Nature Jogja

Rute dan Harga Makanan di Camp Coffee & Nature Jogja

Travel Tips
Camp Coffee & Nature, Ngopi di Hutan di Tengah Kota Jogja

Camp Coffee & Nature, Ngopi di Hutan di Tengah Kota Jogja

Jalan Jalan
Tips Naik Jeep Wisata Jelajahi Mangunan, Yogyakarta

Tips Naik Jeep Wisata Jelajahi Mangunan, Yogyakarta

Travel Tips
Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Jalan Jalan
Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Travel Tips
Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Travel Update
PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

Travel Update
Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Travel Update
Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X