Kompas.com - 19/06/2013, 15:29 WIB
Pramugari AirAsia. WWW.AIRASIA.COMPramugari AirAsia.
EditorI Made Asdhiana
PARIS, KOMPAS.com - Grup AirAsia berhasil meraih dua gelar di The SkyTrax World Airline Awards 2013, ajang penghargaan paling bergengsi bagi dunia penerbangan global. Pada ajang yang digelar di Paris, 18 Juni 2013, AirAsia meraih kembali gelar The World’s Best Low Cost Airline dan Asia’s Best Low Cost Airline untuk kali kelima berturut-turut.

Siaran pers AirAsia kepada Kompas.com, Rabu (19/6/2013) menyebutkan, AirAsia pertama kali meraih kedua gelar itu itu pada 2009, dan hingga kini berhasil mempertahankan predikat sebagai yang terbaik di seluruh dunia.

Sementara itu, AirAsia X yang merupakan salah satu afiliasi di Grup AirAsia, juga membawa pulang gelar The World’s Low Cost Airline – Premium Class dan The World’s Best Low Cost Airline – Premium Class Seat.

AirAsia X adalah maskapai yang khusus mengoperasikan pesawat berbadan lebar Airbus A330 untuk rute-rute jarak jauh.

Adapun The Skytrax World Airline Awards adalah tolok ukur industri penerbangan global. Penghargaan pada pergelaran ini diberikan berdasarkan survei panjang yang dilakukan selama hampir 10 bulan dan melibatkan lebih dari 200 maskapai penerbangan berskala besar dan kecil di lebih dari 160 negara.

Terdapat banyak variabel penilaian untuk merangkai peringkat standar kualitas operasi sebuah maskapai dalam penghargaan ini. Termasuk di dalamnya menjangkau hampir 40 aspek area produk dan jasa yang ditawarkan oleh sebuah maskapai penerbangan.

Dato’ Kamarudin Meranun, Deputy Group Chief Executive Officer AirAsia Group yang juga mendirikan dan menjadi salah satu direktur AirAsia X beserta Dato’ Aziz Bakar, Presiden AirAsia Berhad hadir di malam penganugerahaan yang berlangsung dalam rangkaian Paris Air Show 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tan Sri Tony Fernandes, Group Chief Executive Office Grup AirAsia berkomentar, AirAsia memulai bisnis ini kurang lebih 11 tahun yang lalu dengan utang RM 40 juta dan sekarang memiliki market value RM 9 miliar di bursa. "Kami telah menerbangkan 190 juta orang sampai hari ini dan sebentar lagi akan membawa terbang tamu ke-200 juta," kata Tony.

Menurut Tony, merupakan kehormatan mendapatkan penghargaan ini dan jadi yang terbaik di dunia dan Asia untuk kali kelima berturut-turut. "Kami mengucapkan terima kasih kepada penumpang yang telah memilih terbang bersama AirAsia untuk dukungannya selama ini," katanya.

"Kali ini rasanya sedikit berbeda karena kami mendapatkan penghargaan lain sebagai The World’s Best Low Cost Airline in Premium Class dan Premium Class Seat Awards untuk AirAsia X. Ini merupakan hasil dari kerja keras untuk terus berinovasi menghadirkan pengalaman terbang yang makin nyaman dari hari ke hari," sambungnya.

AirAsia didirikan pada Desember 2001 dengan misi sederhana untuk membuat siapapun bisa terbang, melakukan perjalanan dengan pesawat, di kawasan Asia Tenggara.

Saat ini, Group AirAsia memiliki unit operasi di Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Jepang. Secara total, AirAsia mengoperasikan penerbangan yang mengkoneksikan 85 tujuan perjalanan di 21 negara. Sementara AirAsia India, afiliasi terbaru, sedang dipersiapkan untuk diluncurkan melengkapi unit operasi yang terlebih dulu berdiri. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.