Kompas.com - 19/06/2013, 19:25 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
BULUKUMBA, KOMPAS.com - Perahu phinisi sebagai lambang kemaritiman Indonesia sejak zaman nenek moyang, berasal dari Bulukumba, salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan.

"Bulukumba dari dahulu sudah dikenal yang sudah mengglobal yaitu dengan perahu phinisinya. Banyak orang-orang pandai phinisi lahir disini, maka dikenal juga dengan 'Bumi Phinisi'," ujar Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba, Syamsuddin, saat ditemui di Kantor Pemkab Bulukumba, di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa (18/6/2013).

Sentra pembuatan dan pengembangan perahu phinisi ada di Tana Beru. Selain  itu, lanjut Syamsuddin, juga beberapa tempat wisata lain yang menjadi daya tarik kabupaten berkontur pantai, daratan dan pegunungan tersebut.

Seperti yang dipaparkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Taufik, pada kesempatan berbeda mengatakan bahwa wisata andalan Bulukumba lainnya adalah pantai pasir putih di Tanjung Bira, agrowisata perkebunan karet serta wisata budaya di desa adat Tana Towa.

"Tanjung Bira itu andalan kita, termasuk kawasan ini jadi ikon wisata. Kemudian pembuatan perahu di Tanah Beru kemudian juga ada wisata agro perkebunan karet. Sedangkan daya tarik di Tana Towa itu berupa budaya," katanya.

Untuk bisa datang ke Desa Tana Towa, tambah Taufik, haruslah meminta izin terlebih dahulu kepada kepala desa. Mengingat kawasan tersebut merupakan desa adat yang dilindungi dan tak sembarang wisatawan bisa masuk tanpa izin.

"Atraksi wisata memang belum terdaftar tapi banyak upacara adat oleh masyarakat adat Tana Towa," tambah Taufik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.