Kompas.com - 22/06/2013, 08:49 WIB
Kemeriahan 'Jakarta International Kite Festival 2012' di Pantai Karnaval, Taman Impian Jaya Ancol , Jakarta Utara, Sabtu (30/6/2012). KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTO Kemeriahan 'Jakarta International Kite Festival 2012' di Pantai Karnaval, Taman Impian Jaya Ancol , Jakarta Utara, Sabtu (30/6/2012).
EditorI Made Asdhiana
BANTUL, KOMPAS.com - Festival Layang-layang Naga Internasional atau International Dragon Kite Festival digelar di Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 21-23 Juni 2013.

"Festival layang-layang naga internasional digelar oleh Museum Layang-layang Jakarta bekerja sama dengan Pemkab Bantul," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul, Bambang Legowo, Jumat (21/6/2013).

"Berbagai promosi telah dilakukan untuk memeriahkan festival. Bahkan seluruh provinsi kami undang dan ada tiga negara yang turut serta meramaikan acara ini yakni Malaysia, Korea dan Thailand," sambung Bambang.

Menurut Bambang, dengan adanya acara tingkat internasional ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan tersendiri sekaligus bisa lebih jauh mengenalkan kawasan Pantai Parangkusumo hingga tingkat dunia.

Sementara itu, salah satu panitia festival, Markus Punomo Adi mengatakan, berbagai acara turut memeriahkan festival layang-layang internasional ini diantaranya melukis layang-layang dan menggelar workshop dengan peserta anak-anak.

"Festival layang-layang sudah menjadi agenda tahunan sejak tahun 1998, namun untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dimeriahkan layang-layang naga dan diikuti peserta dari luar negeri," katanya.

Dalam festival layang-layang ini akan dilombakan empat kategori yakni festival layang-layang tradisional dalam dua dimensi dan tiga dimensi, kemudian layang-layang naga serta lomba ulur layang-layang. "Hingga kemarin peserta yang sudah mendaftar sebanyak 61 klub, yakni 10 klub pelayang lokal dan 47 klub pelayang nasional, kemudian ada lima klub luar negeri diantaranya dari Malaysia, dan Thailand," katanya.

Markus memaparkan, berbagai festival layang-layang dalam beberapa kategori tersebut mulai dipersiapkan sejak Jumat, kemudian untuk Sabtu (22/6/2013) dan Minggu (23/6/2013) digelar festival layang-layang naga.

"Direncanakan pada pembukaan sekaligus penutupan pada Minggu nanti akan ada pemecahan rekor dunia dalam kategori menaikkan layang-layang terbanyak," katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X