Kompas.com - 24/06/2013, 10:46 WIB
Musim liburan sekolah banyak dimanfaatkan anak-anak untuk berwisata ke Museum Wayang yang ada di kawasan wisata Kota Tua Jakarta, Minggu (19/6/2011). Selain berwisata, anak-anak juga belajar mengenal wayang sebagai salah satu warisan budaya bangsa yang sudah diakui dunia. KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Musim liburan sekolah banyak dimanfaatkan anak-anak untuk berwisata ke Museum Wayang yang ada di kawasan wisata Kota Tua Jakarta, Minggu (19/6/2011). Selain berwisata, anak-anak juga belajar mengenal wayang sebagai salah satu warisan budaya bangsa yang sudah diakui dunia.
|
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Dari sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda hingga saat ini, Kawasan Kota Tua Jakarta seperti memiliki "magnet" tersendiri. Bagaimana tidak, pada masa kolonial, wilayah ini merupakan pusat pemerintahan. Gedung Museum Sejarah Jakarta yang berdiri gagah yang merupakan simbol Kota Tua dahulu adalah Balai Kota.

Sedangkan di depan Balai Kota tersebut tadinya merupakan taman yang sangat asri. Jadi tak heran jika pada masa lampau wilayah ini menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat kota pada saat itu.

Lalu bagaimana dengan sekarang? Meski bukan lagi sebagai pusat pemerintahan, Kawasan Kota Tua tetap menjadi daya tarik. Ya, kini kawasan Kota Tua merupakan salah satu destinasi wisata di Jakarta yang pengelolaannya dipegang oleh Pemerintah Daerah.

Hampir setiap hari muda-mudi, anak-anak bahkan dewasa menyambangi kawasan ini. Selain karena bentuk-bentuk bangunan Belanda yang masih mencolok merupakan daya tarik tersendiri, di sekitar kawasan ini pun juga sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai ataupun berkumpul dengan teman dan kerabat.

Bentuk gedung Museum Sejarah Jakarta dan beberapa ornamen yang ada di depan gedung seperti meriam dan tempat keran air, menjadi obyek tersendiri yang menarik perhatian pengunjung. Di tempat-tempat itu sering dijadikan sebagai lokasi berfoto.

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Pelajar melihat pameran wayang yang digelar bersamaan dengan festival Dalang Bocah 2011 di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (19/7/2011). Festival yang berlangsung hingga 23 Juli ini selain diisi pentas dalang cilik juga pelatihan pembuatan wayang untuk anak-anak.

Mungkin sebagian orang hanya mengetahui Kawasan Kota Tua hanyalah Museum Sejarah Jakarta dan sekitarnya. Padahal bukan hanya itu. Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Gathut Dwi Hastoro menjelaskan, kawasan Kota Tua terhampar mulai dari wilayah pesisir di Pelabuhan Sunda Kelapa hingga menjalar ke pusat perekonomian yakni kawasan Glodok. Sedangkan Museum Sejarah Jakarta dan Taman Fatahillah adalah inti dari Kawasan Kota Tua.

"Kalau ditanya Kota Tua dimana sih intinya? Di Taman Fatahillah. Kawasan ini dibilang epicentrum, zona inti. Karena ada tamannya, ada Balai Kotanya," ujar Gathut.

Gathut pun menyayangkan, banyak orang menyebut museum dengan nama Museum Fatahillah. Padahal Fatahillah merupakan nama taman yang berada di depan museum serta nama jalan yang menjadi lokasi museum, yaitu di Jalan Taman Fatahillah no 1.

Bisa dibilang Museum Sejarah Jakarta diapit oleh museum-museum yang ada di kawasan Kota Tua yang sangat sayang bila tak dikunjungi. Di sisi kirinya, ada Museum Wayang yang dulunya merupakan gereja. Sedangkan di sisi kanan ada Museum Keramik dan Seni Rupa, serta di depan gedung museum ada Gedung Kantor Pos Indonesia.

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Pengunjung melihat benda-benda kearjinan dan keramik kuno koleksi Museum Seni Rupa dan Keramik di kawsan Kota Tua, Jakarta, Minggu (27/3/2011).

Tak hanya sampai disitu, bila Anda mau berjalan sedikit, terpisah sekitar satu blok dari Museum Sejarah Jakarta juga ada museum perbankan yaitu Museum Bank Indonesia dan Museum Bank Mandiri yang terletak berdampingan.

Berada tak jauh dari Museum Bank Indonesia tepatnya di Jalan Melak Nomor 7-9, Roa Malaka, juga terselip sebuah mini galeri yang baru-baru ini diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yaitu Galeri Melaka. Mendekati pesisir juga masih ada bangunan bersejarah Museum Bahari dan Menara Syahbandar.

Bangunan-bangunan tersebut bukanlah ada tanpa alasan. Tetapi mereka ada dengan menyimpan kisah-kisah bersejarah yang membalut setiap koleksinya. Bukan hanya itu, di wilayah Kota Tua juga masih menyimpan bangunan-bangunan bersejarah yang mengantre untuk disusuri jejak sejarahnya.

Kawasan Kota Tua bisa jadi merupakan salah satu wilayah strategis di Jakarta yang bisa dicapai oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Untuk kendaraan umum bisa digunakan moda transportasi bus TransJakarta koridor 1 rute Blok M - Kota. Sedangkan angkutan kecil yang melewati wilayah tersebut yaitu Mikrolet M12 jurusan Pasar Senen-Kota, M08 jurusan Tanah Abang-Kota, M15 jurusan Tanjung Priok-Kota, dan Patas AC 79 jurusan Kampung Rambutan-Kota. Selain bus ada juga transportasi KRL Jabodetabek yang melayani rute Bogor-Jakarta Kota.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Elang Bondol (Haliastur Indus) koleksi Museum Burung Taman Mini Indonesia Indah, dipertontonkan dalam acara 'Festival Museum Day' di Kawasan Taman Fatahillah, Jakarta Barat, Rabu (18/5/2011).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.