Kompas.com - 26/06/2013, 17:58 WIB
Antropolog dari Belanda, Sandra Niessen, bersama Kepala Museum Batik Pekalongan Tanti Lusiani membentangkan batik dengan motif khas Pekalongan, Senin (1/10/2012). Batik ini adalah salah satu koleksi batik dari Stephanie Belfrage (Australia), yang diserahkan Sandra untuk Museum Batik Pekalongan, Jateng. KOMPAS/SONYA HELLEN SINOMBORAntropolog dari Belanda, Sandra Niessen, bersama Kepala Museum Batik Pekalongan Tanti Lusiani membentangkan batik dengan motif khas Pekalongan, Senin (1/10/2012). Batik ini adalah salah satu koleksi batik dari Stephanie Belfrage (Australia), yang diserahkan Sandra untuk Museum Batik Pekalongan, Jateng.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Wisata batik merupakan atraksi utama Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Pekalongan memang dikenal sebagai sentra perajin batik.

"Di Pekalongan ada desa pembatik. Wisatawan bisa saja mampir ke sana untuk melihat langsung proses pembuatannya," kata Direktur The Sidji Hotel Pekalongan, Felicia Nugroho kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (25/6/2013).

The Sidji Hotel Pekalongan sendiri baru akan dibuka pada November 2013. Pihaknya berencana akan membuat paket tur untuk tamu hotel yaitu wisata ke sentra batik Pekalongan. Nantinya tamu diantar ke tempat pembuatan batik untuk belajar membuat batik, lalu ke pasar atau sentra penjualan batik untuk membeli batik.

Ia mengakui, sebagian besar pelancong yang berkunjung ke Pekalongan, bertujuan untuk berbelanja batik. Felicia juga menuturkan keunikan motif batik Pekalongan yang berbeda dengan daerah lainnya.

"Karena pelopornya yang mempromosikan batik Pekalongan sebenarnya seorang wanita Belanda di tahun 1800-an. Jadi ada perpaduan antara Belanda, Eropa, Peranakan, dan Jawa," kata Felicia yang asli Pekalongan dan memiliki usaha batik yang dikelola keluarganya secara turun temurun.

Apalagi karena Pekalongan pernah menjadi kota pelabuhan utama, sehingga kapal-kapal dari Eropa biasa merapat di Pekalongan sejak masa silam. Felicia menjelaskan motifnya mengarah ke bunga dengan warna-warna terang seperti jingga.

Selain wisata batik, Pekalongan ternyata menyimpan potensi wisata alam. "Di Pekalongan ada sumber mata air panas, ini cukup terkenal. Ada juga pantai," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak kalah menarik adalah wisata kuliner. Felicia menyarankan wisatawan yang datang ke Pekalongan untuk mencoba makanan khas Pekalongan seperti soto tauto dan nasi megono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.