Bebas Visa Jepang untuk Thailand dan Malaysia, Bukan Indonesia

Kompas.com - 27/06/2013, 15:27 WIB
Paraglider di kawasan Gunung Fuji, Jepang. Komite Warisan Dunia UNESCO, 16 Juni 2013 memutuskan kawasan Gunung Fuji masuk dalam Warisan Dunia alam dan budaya global. SHUTTERSTOCK / ARAIDENKIParaglider di kawasan Gunung Fuji, Jepang. Komite Warisan Dunia UNESCO, 16 Juni 2013 memutuskan kawasan Gunung Fuji masuk dalam Warisan Dunia alam dan budaya global.
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com — Pemerintah Jepang akan memudahkan urusan visa bagi pelancong dari negara-negara Asia Tenggara yang berencana mengunjungi Jepang. Kebijakan tersebut akan mulai diterapkan pada Senin (1/7/2013).

Seperti dikutip dari situs berita Japantimes.co.jp, Kamis (27/6/2013), langkah ini diambil untuk bisa menarik lebih banyak pelancong dari kawasan Asia Tenggara. Jepang akan membebaskan visa untuk turis Thailand dan Malaysia. Sementara itu, untuk pelancong Filipina dan Vietnam berlaku visa multi-entry.

Langkah tersebut juga diambil dalam rangka perayaan Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN-Jepang tepat 40 tahun pada tahun 2013 ini. Bebas visa untuk pelancong Thailand yang berkunjung ke Jepang berlaku untuk masa tinggal kurang dari 15 hari.

Sementara itu, menurut Kementerian Luar Negeri Jepang, untuk turis Malaysia berlaku untuk kunjungan kurang dari tiga bulan. Sedangkan untuk Filipina dan Vietnam, visa multi-entry memungkinkan mereka untuk berkunjung ke Jepang beberapa kali dalam jangka waktu tiga tahun. Lama tinggal per kunjungan adalah maksimal 15 hari.

Bagaimana dengan Indonesia? Pagi ini, perbincangan di jejaring sosial sempat dihebohkan dengan kabar bebas visa untuk Indonesia yang berkunjung ke Jepang. Namun, sesungguhnya Jepang memberlakukan perpanjangan lama tinggal pemegang visa multi-entry dari Indonesia ke Jepang.

Sebelumnya, lama tinggal pemegang visa multi-entry hanya 15 hari. Dengan kebijakan baru, maka akan diperpanjang menjadi maksimal 30 hari.

"Saya berharap langkah ini dapat semakin meningkatkan hubungan antara negara-negara tersebut, seperti peningkatan kunjungan dari negara-negara tersebut," kata Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida pada Selasa (25/6/2013).

Pemerintah Jepang sendiri mengejar target kunjungan pelancong dunia ke Jepang pada tahun 2030 dapat tercapai 30 juta kunjungan per tahun. Menurut Japan National Tourism Organization, sebanyak 8,37 juta wisatawan internasional datang pada tahun 2012.

Sebanyak 9,3 persen atau sekitar 780.000 wisatawan pada tahun 2012 tersebut berasal dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah Jepang menetapkan target kunjungan dari pelancong asal Asia Tenggara sebanyak 2 juta wisatawan pada tahun 2016.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X