Menjelajah Ngarai Kurobe dengan Kereta Api

Kompas.com - 28/06/2013, 10:44 WIB
Bendungan Kurobe Gorge yang digunakan untuk pembangkit listrik. KOMPAS.COM/KISTYARINIBendungan Kurobe Gorge yang digunakan untuk pembangkit listrik.
Penulis Kistyarini
|
EditorI Made Asdhiana
UNAZUKI, KOMPAS.com - Kurobe Gorge dikenal memiliki pemandangan yang luar biasa indah. Terletak di Pegunungan Utara Jepang, Kurobe Gorge, yang dilalui Sungai Kurobe, merupakan salah satu ngarai terdalam di Jepang.

Tebing-tebingnya sangat terjal bahkan salah satunya tegak lurus, sampai-sampai ada ungkapan, tikus pun bakal tergelincir kalau mencoba memanjatnya.

KOMPAS.COM/KISTYARINI Kereta api Kurobe Gorge di Stasiun Unazuki, Toyama, Jepang.
Untuk menikmati pemandangan indah Kurobe Gorge, wisatawan bisa menggunakan Kereta Api Kurobe Gorge (Kurobe Gorge Railway). Perjalanan menembus Kurobe Gorge dengan KA ini menempuh jarak 20,1 kilometer dalam waktu sekitar 80 menit.

Laju KA tidak terlalu kencang, hanya 16 kilometer per jam, sehingga wisatawan bisa menikmati pemandangan ngarai yang indah.

Jalur kereta api ini sebenarnya dibangun bukan untuk keperluan pariwisata, melainkan untuk mengangkut material pembangunan Kurobe Dam, milik Perusahaan Listrik Kansai. Pembangunan dam itu rampung pada 1963, sementara jalur kereta tersebut tidak lagi digunakan kecuali sebagai alat transportasi para pekerja pembangkit tenaga listrik Kurobe.

KOMPAS.COM/KISTYARINI Kereta api Kurobe Gorge melintasi Jembatan Atobiki dan memasuki satu dari 41 terowongan yang dilalui dalam perjalanan menjelajah Kurobe Gorge.
Wisatawan kereta Kurobe bisa memilih tiga jenis gerbong untuk menjelajah Kurobe Gorge. Yang standar adalah gerbong terbuka, dengan tempat duduk untuk empat orang. Sementara itu gerbong kelas 2 dan kelas 1, merupakan gerbong tertutup dengan jendela kaca yang bisa dibuka.

Bila berwisata di musim semi atau panas, lebih enak menggunakan gerbong standar karena kita bisa menikmati udara yang segar. Namun untuk perjalanan di musim gugur, sebaiknya kita memilih gerbong kelas 1 atau kelas 2 yang tertutup mengingat udaranya lebih dingin dan embusan angin yang cukup kencang.

Layanan kereta api ini tidak dibuka sepanjang tahun, melainkan hanya dari pertengahan April sampai November saja.

Puncak kunjungan wisatawan biasanya terjadi di pertengahan Oktober hingga pertengahan November, yang bertepatan dengan musim gugur. Ketika itu hutan di sepanjang jalur Kurobe Gorge berubah menjadi berwarna jingga dan merah.

Perjalanan Kurobe Gorge dimulai dari Kota Unazuki, sebuah kota yang terkenal dengan sumber air panasnya. Stasiun Unazuki merupakan titik keberangkatan jalur Kurobe Gorge.

Jalur kereta api wisata ini melewati empat stasiun, di mana para penumpang bisa turun untuk menikmati pemandangan, kemudian naik lagi sampai ke stasiun terakhir.

KOMPAS.COM/KISTYARINI Di sinilah air panas yang mengalir dari tepi sungai bertemu dengan air sedingin es dari sungai di ujung Stasiun Keyakidaira. Hingga musim semi, tebing sepanjang sungai masih tertutup salju.
Sepanjang perjalanan, wisatawan melewati 21 jembatan, yang beberapa di antaranya melalui jurang yang sangat curam. Selain jembatan, jalur ini juga melalui 41 terowongan.

Perjalanan berakhir di Stasiun Keyakidaira. Di sini para wisatawan bisa menikmati kolam air panas yang sayang bila tidak dinikmati.

Pemandangan di kawasan air panas sangat indah. Pengunjung bisa turun ke sungai tempat air panas dan air sedingin es bertemu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X