Kompas.com - 01/07/2013, 20:40 WIB
Ilustrasi - Pesawat milik maskapai penerbangan Air Asia di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (2/2/2011). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESIlustrasi - Pesawat milik maskapai penerbangan Air Asia di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (2/2/2011).
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - AirAsia Indonesia, resmi mengoperasikan rute penerbangan Bali-Darwin pada Senin (1/7/2013). Penerbangan perdana dengan pesawat Airbus A320 ini lepas landas dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, hari ini pukul 14.50 WITA dan akan tiba di Bandara Darwin pada pukul 18.55 waktu setempat.

Untuk selanjutnya, AirAsia Indonesia mengoperasikan rute Bali-Darwin sebanyak 4 kali dalam seminggu setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Adapun rute penerbangan Bali-Darwin ditempuh dalam waktu 2 jam 35 menit.

AirAsia Indonesia menyesuaikan jadwal penerbangan dengan kebutuhan dan kenyamanan penumpang, yakni dari Bali berangkat pukul 14.50 WITA dan tiba pada pukul 18.55 waktu Darwin. Sementara itu, penerbangan dari Darwin berangkat pukul 19.30 dan tiba di Bali pukul 20.40 WITA.

“Hari ini adalah hari yang menggembirakan bagi kami, karena dapat kembali memberikan ke pelanggan sebuah pilihan penerbangan dengan tarif yang kompetitif menuju Darwin, Australia," kata CEO AirAsia Indonesia Dharmadi, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (1/7/2013).

Darwin merupakan gerbang utama bagi wisatawan mancanegara yang ingin berlibur di kawasan Australia Utara. Ibu kota Kawasan Australia Utara ini menawarkan beragam destinasi wisata bersejarah dan alam yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung.

Destinasi-destinasi tersebut seperti East Point Reserve yang merupakan sebuah peninggalan sejarah Perang Dunia ke-II, serta Museum and Art Gallery of Northern Territory yang mengajak pengunjung menikmati beragam koleksi sejarah dan kebudayaan Aborigin. Ada pula Springs Nature Park, sebuah taman piknik terkenal dan pengunjung dapat menikmati keindahan alam melalui teropong.

“Respon pelanggan terhadap rute Bali-Darwin sangat bagus, dilihat dari penjualan yang cukup tinggi sejak rute ini diluncurkan pada April," kata Dharmadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjutnya, masyarakat Australia Utara pun menyambut dengan gembira kedatangan AirAsia, sebagaimana tercermin pada tingkat keterisian penerbangan perdana Darwin-Bali yang mencapai 100 persen.

Rute Bali-Darwin ini, tambahnya, akan meningatkan akses transportasi udara antara Indonesia dan Australia, serta diharapkan ikut mendorong pengembangan kegiatan bisnis dan pariwisata antar kedua negara.

“Kami akan terus meningkatkan kerja sama dengan pemerintah Australia Utara, Bandara Darwin, dan pelaku industri pariwisata setempat guna memastikan kesuksesan rute ini. Tujuan kami adalah untuk mengakomodir seluruh lapisan masyarakat mulai dari keluarga sampai dengan pelaku bisnis dengan penerbangan yang nyaman dan terjangkau," jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.