Kompas.com - 03/07/2013, 19:20 WIB
Festival Danau Sentani 2012. KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F.Festival Danau Sentani 2012.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Banyaknya festival yang diselenggarakan oleh berbagai daerah di Indonesia, diyakini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestik. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar.

"Banyaknya event berupa festival itu menambah promosi untuk daerah. Seperti ada Festival Sentani, besok lusa ada Sriwijaya Festival, dan yang sekarang sedang berlangsung Lombok Festival. Ini menggairahkan ekonomi lokal dan juga nenjaring wisnus dan kemungkinan wisman," kata Sapta, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Senada dengan Sapta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan mulai banyak festival di daerah yang didorong menjadi festival nasional. Ternyata, lanjutnya, penyelenggaraan festival sport tourism (wisata berbasis olahraga) juga menjadi magnet tersendiri untuk mendatangkan wisatawan.

"Sport event cukup banyak dan meningkat terus. Sport event ini ternyata dampaknya cukup besar kepada kunjungan dalam negeri dan luar negeri. Seperti tahun ini ada Tour de Singkarak, Tour de Ijen, Jakarta Marathon, dan Bali Marathon," kata Mari.

Khusus untuk Tour de Singkarak, lanjut Mari, pertumbuhan wisatawan pada Bulan Mei 2013 terlihat meningkat sebanyak 8 persen. "Karena Tour de Singkarak kan di awal Juni ya berarti mereka itu sudah berdatangan dari bulan Mei dengan pintu masuk dari Padang," kata Mari.

Ia berharap dengan ajang dan festival pariwisata dapat meningkatkan kualitas wisatawan maupun jumlah pengeluaran wisatawan. Selain itu, dengan adanya festival wisata, bisa menjadi strategi agar destinasi wisata tak hanya didominasi oleh Bali. Sehingga, lanjut Mari, para wisatawan pun bisa mendatangi destinasi-destinasi lain untuk bisa melakukan wisata minat khusus seperti olahraga.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.