Kompas.com - 09/07/2013, 08:47 WIB
EditorI Made Asdhiana

34.000 tiang pancang

Pembangunan Jalan Tol Bali ini dimulai dengan penancapan tiang pancang pada 17 April 2012. Sekitar 34.000 tiang pancang pun menancap di bumi di 14.000 titik. Ratusan pekerja merampungkan pembangunan jalan itu selama 14 bulan hingga awal Juni ini, dengan melawan pasang surut air laut.

Anggaran yang dihabiskan sekitar Rp 2,4 triliun, berasal dari konsorsium sebesar 30 persen dan sisanya dari sindikasi joint mandated lead arrangers (JMLA) senilai Rp 1,739 triliun. Enam bank yang terlibat membiayai pembangunan jalan itu adalah Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, BTN, dan BPD Bali.

Apa yang membedakan dengan jalan tol lain di Indonesia sehingga PT Jasamarga Bali Tol menyebutnya ini satu-satunya? Pertama, berada di Bali dengan pemandangan yang indah dan bisa dinikmati di atas mobil atau sepeda motor. Kedua, pembangunannya menggunakan ribuan tiang pancang dengan mengikuti pasang surut laut. Jembatan Suramadu dibangun dengan mengebor untuk fondasi, bukan menggunakan tiang pancang.

Jalan tol itu menghubungkan tiga titik, yaitu Nusa Dua dan Bandara Internasional Ngurah Rai di Kabupaten Badung, serta Pelabuhan Benoa (Kota Denpasar). Ketiga, terdapat tiga simpang susun di tengahnya. Terdapat tiga gerbang penghubung, dengan titik nol kilometer di gerbang Nusa Dua.

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol Akhmad Tito Karim mengingatkan pengendara agar tak sembarangan melalui jalan tol itu dan tetap waspada. Pengelola memberikan peringatan di sejumlah ruas untuk berhati-hati dengan angin kencang. Karena itu, ia menekankan agar nanti pengendara mobil tak melebihi kecepatan 80 kilometer per jam dan sepeda motor maksimal 40 kilometer per jam.

Tarif dan nama jalan itu belum ditentukan. Rabu besok, Ida Pedanda Putra Bajing akan menggelar upacara adat Tawur Gentuh dan Pemelaspasan agar jalan itu direstui Sang Hyang Widi. (Ayu Sulistyowati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.