Kompas.com - 17/07/2013, 18:44 WIB
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Yanti Sukamdani mengatakan tingkat hunian hotel selama bulan Ramadhan di seluruh Indonesia menurun 10 hingga 15 persen.

"Ini wajar dari tahun ke tahun, di mana tahun ini sektor perhotelan bergerak melambat dengan tingkat hunian kamar yang anjlok antara 10 hingga 15 persen dibandingkan hari-hari biasa," kata Yanti Sukamdani di Jakarta, Rabu (17/7/2013).

Namun demikian, pihaknya yakin bahwa tingkat hunian kamar hotel itu akan kembali normal menjelang libur Lebaran atau Idul Fitri.

Dia mencontohkan, di Jakarta tingkat hunian kamar saat ini tercatat rata-rata 60 persen sementara di Solo dan Yogyakarta rata-rata hanya 50 persen.

Sementara di Bali, menurut Yanti, meskipun pada bulan Ramadhan tingkat hunian kamar hotel tetap stabil pada kisaran 70 hingga 80 persen. "Penurunan tidak sedrastis tahun-tahun sebelumnya karena bulan Ramadhan tahun ini bersamaan dengan ’high season’ liburan sekolah," katanya.

Namun, Yanti menegaskan bahwa meskipun ada penurunan tingkat hunian hotel hal itu tidak diikuti dengan anjloknya nilai investasi dalam industri penginapan yang justru melonjak tahun ini.

PHRI memperkirakan tahun ini ada penambahan sekitar 100.000 kamar hotel yang menunjukkan semakin prospektifnya Indonesia sebagai negara tujuan investasi di bidang pariwisata. "Permintaan investasi di bidang perhotelan meningkat luar biasa, hingga mencapai tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu," kata Yanti Sukamdani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.