Kemenparekraf Distribusikan Peta Mudik Wisata

Kompas.com - 19/07/2013, 15:44 WIB
Wisatawan mengendarai mobil jip saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (17/5/2013). Wisata mengunjungi daerah bekas aliran lava erupsi Merapi ini dipungut biaya Rp 300.000 - Rp 500.000 per trip. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Wisatawan mengendarai mobil jip saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (17/5/2013). Wisata mengunjungi daerah bekas aliran lava erupsi Merapi ini dipungut biaya Rp 300.000 - Rp 500.000 per trip.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) segera mendistribusikan puluhan ribu peta jalur mudik yang dilengkapi dengan paket-paket wisata yang bisa dikunjungi sepanjang jalur mudik.

"Kami bersinergi dengan beberapa pihak seperti CBN.net untuk menyusun peta mudik wisata ini," kata Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf, Esthy Reko Astuty di Jakarta, Jumat (19/7/2013).

Esthy mengatakan, pihaknya akan mencetak lebih dari 50.000 peta mudik wisata yang akan didistribusikan di tempat-tempat publik seperti pintu masuk tol, terminal, pelabuhan, mall-mall, dan lain-lain. Peta tersebut bisa didapatkan masyarakat secara gratis tempat-tempat umum, kantor Kemenparekraf, sekaligus sepanjang jalur mudik.

"Ini bukan sekadar peta biasa karena di dalamnya kami perkaya dengan informasi yang terkait pariwisata dan pendukungnya seperti tempat wisata, hotel, dan restoran sekaligus paket wisata yang bisa dipilih," katanya.

BARRY KUSUMA Gunung Bromo.
Kemenparekraf berharap peta tersebut bisa sekaligus menjadi sarana promosi bagi destinasi-destinasi wisata di sepanjang jalur mudik sehingga lebih banyak dikunjungi wisatawan. Selain itu, penawaran paket-paket di dalamnya juga diharapkan dapat memobilisasi masyarakat untuk menikmati tujuan-tujuan wisata favorit tanpa kesulitan.

Menurut Esthy, sebagian besar masyarakat yang mudik umumnya akan mengisi waktu dengan mengunjungi tempat wisata setempat dan membeli oleh-oleh atau cenderamata.

Keberadaan peta mudik itu diharapkan akan mampu memberikan informasi mengenai jalur dan obyek wisata sekaligus memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Benteng Marlborough di Bengkulu, Selasa (14/2/2012). Benteng peninggalan Inggris ini didirikan oleh East India Company (EIC) tahun 1713-1719 di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet sebagai benteng pertahanan Inggris.
Seperti tahun lalu, peta mudik 2013 di antaranya memuat jalur lebaran Sumatera-Jawa-Bali dengan sejumlah paket wisata yang ditawarkan meliputi paket wisata Aceh, paket wisata Medan, paket wisata Padang, paket wisata Jogja, paket wisata lebaran di Bali, paket wisata Pesona Bali, paket wisata Batam, dan paket wisata Dataran Tinggi Dieng. Peta tersebut juga dilengkapi dengan nomor telepon penting serta lokasi tempat istirahat dan pelayanan lain.



Sumber Antara

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Naik Jeep Wisata Jelajahi Mangunan, Yogyakarta

Tips Naik Jeep Wisata Jelajahi Mangunan, Yogyakarta

Travel Tips
Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Jalan Jalan
Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Travel Tips
Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Travel Update
PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

Travel Update
Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Travel Update
Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Travel Update
Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X