Kusir Dokar Borobudur Dapat Pelatihan Bahasa Asing

Kompas.com - 23/07/2013, 15:18 WIB
Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/4/2011).  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/4/2011).
EditorI Made Asdhiana
MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak 25 kusir dokar di kawasan Candi Borobudur mendapat pelatihan bahasa asing di Desa Bahasa Ngargogondo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Purnomo Siswo Prasetjo di Magelang, Senin (22/7/2013), mengatakan pelatihan ini diikuti para kusir dokar yang sering melayani wisatawan ke desa wisata di kawasan Borobudur.

Purnomo mengatakan melalui pelatihan bahasa asing ini diharapkan para kusir dokar nantinya dapat melayani wisatawan mancanegara dengan baik. "Melalui para kusir dokar nantinya wisatawan mendapat penjelasan tentang Borobudur dengan baik," katanya.

Pelayanan kusir dokar menjadi salah satu hal penting yang akan menentukan baik tidaknya pariwisata di Borobudur.

Menurut Purnomo, sebelumnya PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko telah melakukan pelatihan beberapa kali kepada warga sekitar Borobudur, antara lain pengelola homestay dan pedagang yang bertujuan untuk penguatan obyek wisata kawasan Borobudur menjadi semakin baik.

Ketua Destination Management Organization (DMO) Local Working Group (LWG) Borobudur, Kirno Prasojo, mengatakan program ini merupakan usulan dari masyarakat untuk meningkatkan kualitas SDM guna meningkatkan kesejahteraan.

"Kebetulan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko juga mempunyai program yang sama sehingga kami berkolaborasi mengadakan pelatihan ini," katanya.

Kirno mengatakan pelatihan ini dibiayai oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif. Pelatihan ini melibatkan 25 kusir dokar dari sekitar 75 kusir dokar yang ada di kawasan Borobudur.

"Ke depan kegiatan ini akan berlanjut bagi kusir yang lain secara bertahap untuk meningkatkan kemampuan mereka berkomunikasi dengan wisatawan asing," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.266 Hotel Tutup karena Corona, Ini Usulan Asosiasi untuk Pemerintah

1.266 Hotel Tutup karena Corona, Ini Usulan Asosiasi untuk Pemerintah

Whats Hot
Sulitnya Kumpulkan Data untuk Atasi Krisis Pariwisata karena Corona

Sulitnya Kumpulkan Data untuk Atasi Krisis Pariwisata karena Corona

Whats Hot
[POPULER TRAVEL} Pengalaman Bikin Dalgona Coffee | Es Kopi Kunyit

[POPULER TRAVEL} Pengalaman Bikin Dalgona Coffee | Es Kopi Kunyit

Whats Hot
Resep Es Kopi Susu Gula Aren Kekinian, Mudah Dibuat di Rumah

Resep Es Kopi Susu Gula Aren Kekinian, Mudah Dibuat di Rumah

Makan Makan
Yuk Lihat Karya Pelukis Hendra Gunawan di Pameran Virtual Ciputra Artpreneur

Yuk Lihat Karya Pelukis Hendra Gunawan di Pameran Virtual Ciputra Artpreneur

Jalan Jalan
Bakso Aci Bentuk Virus Corona Ada di Surabaya, Bagaimana Cara Buatnya?

Bakso Aci Bentuk Virus Corona Ada di Surabaya, Bagaimana Cara Buatnya?

Makan Makan
Mayoritas Hotel di Bali Tutup Operasional, Sisanya Mencoba Bertahan

Mayoritas Hotel di Bali Tutup Operasional, Sisanya Mencoba Bertahan

Whats Hot
Bisnis Terpuruk, Industri Hotel Berharap Bantuan Pemerintah

Bisnis Terpuruk, Industri Hotel Berharap Bantuan Pemerintah

Whats Hot
5 Eksperimen Dalgona Coffee yang Bisa Kamu Bikin di Rumah

5 Eksperimen Dalgona Coffee yang Bisa Kamu Bikin di Rumah

Makan Makan
1.174 Hotel di Indonesia Tutup karena Pandemi Virus Corona, Pegawai Hotel Kini Cuti Tak Digaji

1.174 Hotel di Indonesia Tutup karena Pandemi Virus Corona, Pegawai Hotel Kini Cuti Tak Digaji

Whats Hot
Kebiasaan Orang Korea Selatan Pakai Masker, Ternyata Berawal dari Kejadian Ini...

Kebiasaan Orang Korea Selatan Pakai Masker, Ternyata Berawal dari Kejadian Ini...

Travel Tips
India Ubah Kereta Menjadi Rumah Sakit Sementara Covid-19

India Ubah Kereta Menjadi Rumah Sakit Sementara Covid-19

Whats Hot
Pengalaman Menjelajahi Museum Nasional Indonesia Secara Virtual

Pengalaman Menjelajahi Museum Nasional Indonesia Secara Virtual

Jalan Jalan
Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Whats Hot
Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X