Kompas.com - 01/08/2013, 12:21 WIB
Anak-anak warga Dusun Kinahrejo menampilkan atraksi kesenian jatilan pada acara pembukaan Wisata Alam Jelajah Kinahrejo di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (12/2/2011).  KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Anak-anak warga Dusun Kinahrejo menampilkan atraksi kesenian jatilan pada acara pembukaan Wisata Alam Jelajah Kinahrejo di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (12/2/2011).
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Obyek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu menggelar atraksi seni dan budaya selama libur Lebaran 2013, sehingga diharapkan menarik kunjungan wisatawan.

"Libur Lebaran biasanya  menjadi saat yang baik bagi masyarakat untuk berkunjung ke obyek wisata setelah merayakan Lebaran dan berhalal bihalal dengan keluarga di kampung halamannya," kata Ketua Yayasan Widya Budaya Yogyakarta, Widi Utaminingsih, di Yogyakarta, Kamis (1/8/2013).

Menurut Widi, saat Lebaran, jutaan warga akan mudik ke tempat asalnya dan ini menjadi  pasar potensial bagi obyek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta yang harus disikapi oleh pengelola obyek wisata dengan sebaik-baiknya.

"Kesiapan obyek wisata menyambut wisatawan lokal perlu menjadi perhatian para pengelola obyek wisata tersebut di antaranya dengan menyiapkan atraksi kesenian dan budaya setempat," kata Widi.

Dengan menggelar atraksi seni dan budaya setempat, lanjut Widi, diharapkan wisatawan lokal yang mengunjungi obyek wisata memiliki kenangan indah, di samping sebagai promosi gratis bagi obyek wisata setempat.

"Apalagi, setiap obyek wisata memiliki potensi seni dan budaya lokal yang khas. Jika potensi ini digelar dengan kesiapan yang baik tentu akan menarik kunjungan  wisatawan," katanya.

Widi memaparkan, meskipun libur Lebaran waktunya terbatas hanya beberapa hari saja, namun dampaknya bagi perekonomian di sekitar obyek wisata akan dirasakan oleh warga setempat karena wisatawan akan membelanjakan uangnya dengan jumlah yang tidak sedikit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Prajurit Bugisan mengawal Gunungan Kakung yang dibawa dari Keraton Yogyakarta menuju ke Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, pada acara tradisi Grebeg Maulud, Rabu (16/2/2011).
"Untuk itu, jika obyek wisata mampu menyuguhkan atraksi seni dan budaya setempat dengan baik diyakini wisatawan yang berkunjung juga akan banyak," katanya.

Widi menambahkan, DIY yang termasuk salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, memiliki banyak ragam obyek wisata yang bisa menjadi pilihan kunjungan bagi wisatawan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curug Cikuluwung, Wisata Dua Air Terjun di Bogor

Curug Cikuluwung, Wisata Dua Air Terjun di Bogor

Jalan Jalan
4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

Travel Tips
Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Jalan Jalan
Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Travel Update
Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Travel Update
Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Travel Update
Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

BrandzView
Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Travel Update
Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Travel Update
Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Travel Update
KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

Travel Update
Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Jalan Jalan
Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Travel Tips
5 Aktivitas Menarik di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Bisa River Tubing

5 Aktivitas Menarik di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Bisa River Tubing

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.