Kompas.com - 01/08/2013, 14:57 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Kuliner kaki lima (street food) Indonesia masuk dalam daftar 20 kuliner kaki lima terbaik dunia (World Street Food Master) pada kegiatan "World Street Food Congress". Acara ini diselenggarakan di Singapura bulan Juni 2013 lalu.

Ada empat jenis kuliner Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut. Salah satunya adalah Soto Ayam Ambengan Pak Sadi yang berada di urutan pertama.

Selain soto ayam, ketiga jenis kuliner lainnya adalah Sate Ayam Barokah Haji Basiri di urutan keenam, Nasi Campur Khas Bali di urutan kesebelas, serta Nasi Kapau Afdal yang berada di urutan 16.

"Kenapa Soto Ayam Pak Sadi bisa menjadi yang pertama, ada tiga hal. Yang pertama bagaimana Pak Sadi merintis usaha soto ayamnya dari kecil hingga sekarang dia memiliki 15 outlet," ujar penggagas dan pendiri World Street Food Council, KF Seetoh, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (31/7/2013).

Selanjutnya, kata Seetoh, yang kedua adalah dengan belasan outlet yang dimiliki oleh Pak Sadi, sudah tentu dia membuka banyak kesempatan kerja. Sedangkan yang ketiga yakni soto ayam menjadi sebuah ikon untuk kuliner Indonesia. Masakan soto tak ada di negara lain di seluruh dunia.

"Mas Sadi menciptakan satu brand dan brand itu suatu resep untuk kuliner Indonesia," kata pakar kuliner dan perwakilan World Street Food Council di Indonesia, Bondan Winarno, pada kesempatan yang sama.

Perwakilan World Street Food Council di Indonesia lainnya, Arie Parikesit, mengatakan ada tiga komponen dalam kegiatan World Street Food Congress di Singapura tersebut yaitu jambore, dialog kuliner serta pemberian penghargaan.

"Jambore berupa festival makanan, World Street Food Dialogue atau berdialog dengan para pakar kuliner dunia serta World Street Food Master yaitu penghargaan kepada pedagang kuliner yang dianggap terbaik dari berbagai sisi," kata Arie.

Sementara, penghargaan lain juga diterima Indonesia melalui CEO Eat and Eat Food Market, Iwan Tjandra yang terpilih sebagai "Street Food Enterpreneur of The Year" dan "The Best Street Food Eatery Concept".

Iwan bersama galeri makanannya yakni "Eat and Eat" dianggap telah mengangkat derajat kuliner kaki lima ke tempat yang lebih baik serta dengan profesionalisme modern.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.