Kompas.com - 04/08/2013, 15:58 WIB
Dermaga di Pulau Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANADermaga di Pulau Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
EditorI Made Asdhiana
KUPANG, KOMPAS.com - Pelepasan secara resmi yacht rally sebagai kegiatan inti dari Sail Komodo 2013 dilakukan oleh Menko Kesra Agung Laksono selaku Ketua Panitia Pengarah Sail Komodo 2013 di Pantai Koapan, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/8/2013).

Menko Kesra dalam sambutannya mengatakan, bahwa Sail Komodo 2013 sarat dengan semangat pembangunan kelautan, termasuk wisata bahari sesuai dengan salah satu tujuan penyelenggaraan Sail Komodo yaitu mempromosikan NTT sebagai destinasi utama pariwisata dunia dan mengembangkan rute pelayaran kapal-kapal dan yacht ke perairan Indonesia.

Sedangkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo pada kesempatan yang sama mengatakan Sail Komodo 2013 diharapkan sebagai momen untuk menjadikan Provinsi NTT sebagai destinasi wisata nasional dan internasional.

Saat ini jumlah peserta yacht rally yang telah memasuki perairan laut Indonesia tercatat 106 yacht, yang berasal dari 26 negara. Dari jumlah tersebut, 87 yacht masuk melalui Kupang. Sementara sisanya masuk melalui Saumlaki, Sangihe, dan Tarakan.

Kegiatan Yacht Rally Sail Komodo 2013 pada dasarnya sama dengan kegiatan Sail sebelumnya. Pengalaman menunjukkan bahwa dalam kegiatan sail tersebut berdampak positif bagi pengembangan wisata bahari.

"Ada beberapa poin yang perlu menjadi perhatian kita. Kesiapan lokasi tambat labuh peserta yacht rally, kesiapan bea cukai, imigrasi, karantina dan pelabuhan. Serta kesiapan infrastruktur di daerah destinasi," kata Sharif.

Panitia nasional akan melibatkan tiga operator guna menyukseskan kegiatan Yacht Rally. Ketiga operator tersebut adalah operator Sail Indonesia, operator Darwin-Ambon Race dan Operator Sail Back to Down Under Rally.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Sejumlah kapal berlabuh di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Barat, Senin (4/6/2012). Dari sinilah para wisatawan akan dibawa menggunakan kapal menuju sejumlah pulau yang menjadi habitat alami satwa endemik Komodo, seperti Pulau Rinca, Pulau Komodo, Nusa Kode, dan Gili Motang.
Melalui ketiga operator ini, para yachter dari seluruh dunia akan berlayar selama 3-4 bulan di perairan Indonesia dan melewati 21 kabupaten/kota di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat pesisir dan sebagai ajang promosi wisata bahari Indonesia.

Untuk memeriahkan acara ini, para operator yacht rally diminta menghadirkan seluruh yacht tersebut pada sailing pass acara puncak Sail Komodo pada tanggal 14 September 2013 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT yang akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X