Kompas.com - 10/08/2013, 15:14 WIB
Teluk dan Kota Tahuna terlihat begitu indah dari Puncak Langaneng. Nampak puncak Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaroi terlihat di kejauhan. Kompas.com/Ronny Adolof BuolTeluk dan Kota Tahuna terlihat begitu indah dari Puncak Langaneng. Nampak puncak Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaroi terlihat di kejauhan.
|
EditorI Made Asdhiana
TAHUNA, KOMPAS.com - Rasanya tak lengkap jika mengunjungi Tahuna tanpa menyempatkan diri pergi ke Puncak Langaneng. Di salah satu daerah tertinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara ini, Anda bisa menikmati indahnya teluk dan kota Tahuna, juga bisa melihat jelas puncak Gunung Api Awu.

Dan yang lebih asyik tentu saja ketika melihat puncak "the real volcano" Gunung Api Karangetang di Kabupaten Sitaro yang memesona. Puncak ini terlihat seolah-olah menyembul dari tengah lautan dan menerobos ke awan di langit.

"Baru kali ini saya melihat puncak Karangetang dengan begitu indah dan memesona," ujar Joppy Mudeng, seorang dosen di Univesitas Sam Ratulangi, Manado yang baru-baru ini mengadakan penelitian di Sangihe dan menyempatkan diri memburu foto matahari terbit di Langaneng.

Ya, puncak Langaneng merupakan salah satu lokasi terbaik di Sangihe untuk menunggu matahari terbit. Dari sini, kita dapat melihat fenomena warna-warni alam saat matahari terbit. Bola matahari keluar dari punggung gunung di kejauhan, seiring dengan perubahan warna langit yang menakjubkan. Semakin tinggi, warna langit semakin berubah dan membuat cahaya dari gelap menjadi warna meneduhkan yang menyirami pengunungan di Tahuna.

Udara di kawasan Langaneng yang masuk wilayah administrasi Kecamatan Tabukan Utara ini terasa sangat sejuk. Kabut terlihat dengan jelas menutupi sebagian punggung gunung. Warga di Langaneng memanfaatkan tanah yang subur dengan menanami sayur mayur yang kemudian dipasok ke Tahuna.

Dari Langaneng, pengamat burung juga dengan leluasa dapat mengamati fenomena migrasi raptor setiap bulan Maret dan Oktober. Jika sudah puas menikmati suasana sunrise dan berfoto, mampir lah di warung warga yang menyediakan kopi panas dan pisang goreng plus sambalnya.

Sewaktu Kompas.com menyambangi Langaneng, beberapa fasilitas penunjang wisata dibangun di puncak itu. Untuk masuk ke kawasan puncak Langaneng, pengunjung tidak dipungut bayaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari Kota Tahuna sebagai ibu kota Kabupaten Kepulauan Sangihe, Langaneng berjarak sekitar sembilan kilometer. Dengan berkendara bisa ditempuh selama 45 menit. Jalanan ke puncak Langaneng relatif mulus.

Selain puncak Langaneng, Sangihe sendiri masih mempunyai banyak destinasi wisata yang menarik, di antaranya gunung berapi bawah laut Mahagetang, pantai tanah Leppe, terumbu karang Sowang Kahakitang, pantai Embuhanga, pantai pulau Kemboleng dan lainnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.