Kompas.com - 15/08/2013, 11:49 WIB
Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/4/2011).  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/4/2011).
EditorI Made Asdhiana
MAGELANG, KOMPAS.com - Kepala Unit PT Taman Wisata Candi Borobudur, Bambang Irianto mengatakan aktivitas kepariwisataan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, selama Lebaran 2013 relatif aman. "Sampai dengan Rabu ini aktivitas wisata di Candi Borobudur aman dan terkendali," katanya di Borobudur, Rabu (14/8/2013).

Bambang mengatakan pengunjung Candi Borobudur berasal dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya para pemudik Lebaran 2013 dan juga wisatawan mancanegara. Jumlah pengunjung Candi Borobudur pada Rabu tercatat 23.490 orang yang terdiri atas wisatawan nusantara 22.507 orang dan wisatawan mancanegara 983 orang. "Hari ini arus lalu lintas di sekitar Taman juga tidak macet," katanya.

Puncak kunjungan wisata Lebaran di candi yang dibangun sekitar abad ke-8 masa Dinasti Syailendra itu, menurut Bambang, jatuh pada Minggu (11/8/2013) dengan jumlah 48.502 orang.

Angka itu meningkat cukup signifikan ketimbang puncak Lebaran 2012 yang berjumlah 10.584 orang. Target wisatawan selama musim Lebaran, atau hingga 18 Agustus 2013 berjumlah 261.417 orang. "Kami optimistis bisa mencapai target itu, minat masyarakat untuk berwisata ke Candi Borobudur cukup tinggi," katanya.

Bambang mengatakan pengamanan wisata di Borobudur ditingkatkan pada libur Lebaran 2013 agar pengunjung bisa aman, nyaman, dan lancar berlibur di tempat itu.

Berbagai aktivitas wisata Candi Borobudur, antara lain kunjungan ke candi, tilik deso dengan naik andong, kunjungan ke desa kerajinan, wisata gajah, kuliner, dan pentas kesenian tradisional.

KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES Pemandangan matahari terbit dari balik Gunung Merapi dengan latar depan patung Buddha di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/4/2011). Wisatawan yang ingin melihat pemadangan matahari terbit harus ada di candi pukul 04.30. Wisatawan lokal dikenakan biaya Rp 220.000.
Tiket masuk Candi Borobudur untuk wisatawan nusantara Rp 30.000 (dewasa), Rp 12.500 (anak-anak), sedangkan wisatawan mancanegara Rp 190.000 (dewasa) dan Rp 95.000 (anak-anak).

Kepala Polres Magelang AKBP Murbani Budi Pitono mengatakan sekitar 196 personel diturunkan untuk pengamanan aktivitas wisata di Candi Borobudur dan sekitarnya. "Kami mewajibkan setiap wisatawan menjalani pemeriksaan oleh petugas sebelum masuk Borobudur. Berbagai barang yang mereka bawa, kami periksa terlebih dahulu untuk menjamin keamanan," katanya.

Penjagaan keamanan, tambah Murbani, juga dilakukan petugas selama 24 jam untuk puncak stupa candi. 



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X