Kompas.com - 20/08/2013, 16:41 WIB
Tari Bambu Gila dari Maluku. BARRY KUSUMATari Bambu Gila dari Maluku.
EditorI Made Asdhiana
AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon menyiapkan acara penyambutan peserta Lomba Layar Darwin (Australia) - Ambon (Maluku) pada 23 Agustus 2013.

"Acara penyambutan peserta lomba perahu layar akan dilaksanakan di Lapangan Negeri Amahusu Ambon yang melibatkan para peserta dan warga kota Ambon," kata Wakil Wali Kota Ambon, Sam Latuconsina, di Ambon, Selasa (20/8/2013).

Menurut Sam, pada acara penyambutan peserta Lomba Layar Darwin-Ambon akan ditampilkan atraksi kesenian dan kuliner khas Maluku.

"Acara penyambutan tidak berbeda dari tahun sebelumnya yakni disuguhkan kesenian dan acara makan patita (makan bersama) yang melibatkan peserta lomba, tim pendukung dan warga kota Ambon," ujarnya.

Sam mengatakan, berbagai kegiatan juga akan digelar selama peserta lomba perahu layar berada di Ambon seperti pentas budaya dan jamuan makan malam.

"Pentas budaya akan dilaksanakan di Desa Amahusu, sedangkan jamuan makan malam digelar di kediaman Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

Selain acara penyambutan juga akan digelar pertandingan persahabatan "friendly games" dan pesta rakyat di Desa Amahusu dan Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe pada 24 Agustus 2013. Kegiatan ini dilaksanakan guna memupuk persaudaraan dan kekeluargaan antara para peserta dengan masyarakat Desa Amahusu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kegiatan olahraga yang digelar di antaranya permainan tradisional tarompah panjang, tarik tambang, voli pantai serta atraksi bambu gila," ujarnya.

Sedangkan pada 25 Agustus 2013 akan digelar penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Layar Darwin-Ambon 2013.

Penyelenggaraan Lomba Layar Darwin-Ambon 2013 didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Pemkot Ambon, dan Dinah Beach Cruising Yacht Association Incorporated, Pemerintah Northern Territory dan Dewan Kota Darwin.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Patung pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu di Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Senin (25/6/2012).
Juara umum Lomba Layar Darwin-Ambon 2013 akan memperoleh trophy Menparekraf Mari Elka Pangestu. Sementara juara pertama kategori Racing Monohull (IRC) akan memperoleh trophy dari The Darwin City Council.

"Kami juga menyediakan hadiah kepada pemenang Lomba Layar Darwin-Ambon berupa uang sebesar Rp 100 juta. Sedangkan juara kedua dan tiga masing-masing kategori juga akan memperoleh trophy," kata Sam Latuconsina. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Menelusuri Sudut-sudut 'Nyeni' di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Menelusuri Sudut-sudut "Nyeni" di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.