Kompas.com - 20/08/2013, 17:36 WIB
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS - Perantau asal Banyuwangi, Jawa Timur, serta warga setempat bisa merasakan suasana lain pada pengujung Lebaran lalu. Perantau dan warga kota di ujung timur Pulau Jawa itu berkesempatan menikmati kuliner khas Banyuwangi yang telah disediakan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (40).

Cara ini, menurut mantan anggota DPR itu, merupakan ajang konsolidasi sosial, baik dengan perantau maupun warga setempat.

”Saya sediakan kuliner khas Banyuwangi, seperti rujak soto, ayam kesrut, semanggi kulup, pecel rawon, dan sambal sere. Itu bisa dinikmati oleh perantau atau pemudik yang sekadar melintas di kota ini, termasuk warga setempat,” ujar ayah seorang putra itu.

Bagi Anas, silaturahim Lebaran terbuka bagi siapa pun dan kegiatan seperti ini sengaja didesain sebagai sarana konsolidasi sosial antarwarga untuk menambah kecintaan pada daerahnya. Bagi pemudik, agar makin mengenal kekayaan alam Banyuwangi sehingga memotivasi mereka untuk kembali dan tak sekadar lewat.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Nasi Pecel Rawon di RM Pecel Ayu, Kota Banyuwangi.
”Kalau sudah makin cinta, program pun mudah dijalankan karena rakyat ikut menikmati dampak dari pembangunan itu. Investor pun datang dan Banyuwangi tak lagi tempat transit, tapi benar-benar menjadi tujuan utama,” kata bupati yang gencar mempromosikan obyek wisata, seperti Kawah Ijen, Pantai Plengkung, dan Teluk Hijau, tersebut. (ETA)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Sosial Bisa Dukung Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Media Sosial Bisa Dukung Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Travel Update
Jam Buka dan Tarif Masuk Makam Bung Karno di Blitar

Jam Buka dan Tarif Masuk Makam Bung Karno di Blitar

Travel Tips
Rute ke Istana Gebang Blitar, Rumah Presiden Soekarno Saat Remaja

Rute ke Istana Gebang Blitar, Rumah Presiden Soekarno Saat Remaja

Travel Tips
Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Jalan Jalan
Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Travel Tips
Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Travel Update
Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Jalan Jalan
Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Travel Update
Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Travel Update
Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Jalan Jalan
6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.