Kompas.com - 24/08/2013, 19:56 WIB
Anak-anak Kota Probolinggo memainkan permainan egrang, dalam festival dolanan dan kesenian Kota Probolinggo, Senin (4/12/2012) sore di halaman Museum Probolinggo Jawa Timur.  Dolanan tradisional dinilai memiliki nilai-nilai positif untuk membentuk karakter generasi penerus.

KOMPAS/DAHLIA IRAWATIAnak-anak Kota Probolinggo memainkan permainan egrang, dalam festival dolanan dan kesenian Kota Probolinggo, Senin (4/12/2012) sore di halaman Museum Probolinggo Jawa Timur. Dolanan tradisional dinilai memiliki nilai-nilai positif untuk membentuk karakter generasi penerus.
EditorI Made Asdhiana
JEMBER, KOMPAS.com - Festival Egrang yang digelar komunitas Tanoker di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (24/8/2013), menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara (wisman) untuk datang ke Jember.

"Tamu yang hadir untuk menyaksikan Festival Egrang juga dari warga negara asing seperti Australia, Madagaskar, Belanda, Senegal, dan Thailand," kata Koordinator Tanoker Jember, Farha Ciciek.

Menurut dia, beberapa juri yang akan memberikan penilaian terhadap lomba gerak jalan dengan menggunakan egrang dalam Festival Egrang IV juga berasal dari luar negeri yakni Gill Westaway (Australia), Max Boon (Belanda), dan Amadou Diawara (Senegal).

"Sedangkan juri lainnya adalah Direktur Utama BUMD PT Panca Wira Usaha (PWU) Arif Afandi  dari Surabaya, dan  pemimpin Redaksi Majalah NOOR Jetti R Hadi dari Jakarta," katanya.

Farha menjelaskan gerak jalan egrang merupakan salah satu permainan tradisional anak-anak Nusantara yang terancam punah, sehingga Tanoker bersama warga Kecamatan Ledokombo-Jember berusaha melestarikan permainan tradisional tersebut.

"Permainan tradisional yang terlupakan itu dapat dikemas menjadi permainan dengan atraksi yang unik, sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang belum mengenal tentang egrang," ucapnya.

Perempuan yang akrab disapa Ciciek itu menuturkan Festival Egrang tersebut merupakan  kerja sama Tanoker dengan pihak Muspika,  Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan KKM (Kelompok Kerja Madrasah) Kecamatan Ledokombo. "Festival itu juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Jember dan para sahabat serta pemerhati baik dari dalam maupun luar negeri," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hajatan budaya yang bernuansa Global-Local itu, lanjut dia, untuk merayakan kebersamaan, mengapresiasi kemajemukan, mendorong solidaritas antar kawasan dan antar golongan, serta memberdayakan masyarakat khususnya anak-anak untuk membangkitkan kreatifitas masyarakat setempat.

TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI Sejumlah bocah menikmati bermain egrang di lokasi ‘Bawomataluo 2011’ di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (14/5/2011). Pegelaran kebudayaan ini menampilkan tarian, musik tradisional hingga lompat batu. Turis lokal dan mancanegara antusias menyaksikan kegiatan tersebut.
"Festival Egrang yang digelar setiap tahun di Kecamatan Ledokombo sebagai upaya promosi permainan tradisional Indonesia ke dunia internasional karena dalam festival itu juga hadir tamu-tamu mancanegara," ujarnya.

Selain Festival Egrang, kegiatan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang digelar sejak Jumat (23/8/2013) hingga Minggu (25/8/2013) di Kabupaten Jember juga menjadi perhatian wisatawan dan fotografer asing untuk datang ke Kota Tembakau tersebut.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Austria Sambut Wisatawan dari Singapura dan Thailand 24 Juni 2021

Austria Sambut Wisatawan dari Singapura dan Thailand 24 Juni 2021

Travel Update
Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Travel Update
11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

Travel Update
Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Travel Update
Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Travel Update
Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Travel Update
Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Travel Update
Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Travel Update
UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

Travel Update
Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Travel Update
Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Travel Update
Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Travel Update
Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Travel Update
4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

Travel Update
Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X