Kompas.com - 26/08/2013, 16:20 WIB
Peserta Jember Fashion Carnaval 2012 tampil dalam gelaran 'ESMOD Jakarta Fashion Festival 2012' bertempat di Skeno Hall Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2012).  KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTOPeserta Jember Fashion Carnaval 2012 tampil dalam gelaran 'ESMOD Jakarta Fashion Festival 2012' bertempat di Skeno Hall Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2012).
EditorI Made Asdhiana
JEMBER, KOMPAS.com - Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC), Dynand Fariz mengatakan JFC mengekspresikan kekayaan budaya nusantara dan internasional melalui penciptaan sebuah maha karya busana yang unik dan spektakuler masing-masing peserta.

JFC XII yang mengambil tema utama "Artechsion (Art meet Technology and Illusion)" digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (25/8/2013).

"Ada 10 tema defile. Salah satu kekayaan budaya nusantara menjadi tema defile JFC XII yakni Betawi dan sembilan defile lainnya yakni Tibet, Bamboo, Artdeco, Octopus, Canvas, Tribe, Beetle, Spider dan Venice," katanya.

Menurut Fariz, sebanyak 750 peserta berlenggak-lenggok di catwalk sepanjang 3,6 kilometer dari alun-alun kota Jember menuju ke Gedung Olahraga (GOR) Kaliwates Jember dengan menggunakan busana yang unik.

"Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan umum memeriahkan acara JFC yang merupakan agenda tahunan yang sudah menjadi kegiatan Pemkab Jember," kata peraih pengharhaan tokoh industri kreatif itu.

Berbeda dengan karnaval mode pada umumnya, dalam JFC busana yang digunakan oleh peserta merupakan hasil rancangan sendiri, dibuat dengan dana sendiri, dan diperagakan sendiri, sehingga masing-masing peserta harus berpikir kreatif untuk menciptakan busana yang unik dan spektakuler sesuai dengan tema defile.

KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTO Para peserta Jember Fashion Carnaval 2012 tampil dalam gelaran 'ESMOD Jakarta Fashion Festival 2012' bertempat di Skeno Hall Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2012).
"JFC merupakan karnaval terbaik Indonesia yang menduduki peringkat keempat untuk karnaval terunik dan terheboh di dunia, setelah Mardi Grass di Amerika Serikat, Rio De Janeiro Brazil, dan The Fastnacht di Jerman," paparnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rangkaian kegiatan JFC tahun ini diselenggarakan 20-25 Agustus 2013 yang dikemas dalam "JFC International Event 2013" yang dimulai dengan Panting Exhibition, Photo Exhibition, Kuliner, JFC Kids, Artwear, dan puncaknya Grand Carnival yang digelar Minggu (25/8/2013).

Acara JFC XII tersebut diabadikan oleh sekitar 2.404 fotografer dari berbagai media dan pecinta fotografi lokal, nasional dan internasional. Bahkan sejumlah wisatawan mancanegara terlihat hadir dalam acara tersebut.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips Berkunjung ke Wisata Deles Indah Klaten, Jangan Bawa Makanan

5 Tips Berkunjung ke Wisata Deles Indah Klaten, Jangan Bawa Makanan

Travel Tips
Jangan Kecele, Dusun Semilir Bawen Tutup Sementara Saat Hari Libur

Jangan Kecele, Dusun Semilir Bawen Tutup Sementara Saat Hari Libur

Travel Update
Sensasi Memberi Makan Jerapah dengan Tumpeng Sayur dan Buah di Taman Safari Prigen

Sensasi Memberi Makan Jerapah dengan Tumpeng Sayur dan Buah di Taman Safari Prigen

Travel Update
Rute Menuju Wisata Deles Indah Klaten, Awas Jalan Rusak

Rute Menuju Wisata Deles Indah Klaten, Awas Jalan Rusak

Travel Tips
Wisata Deles Indah Klaten, Bisa Lihat Kawah Gunung Merapi

Wisata Deles Indah Klaten, Bisa Lihat Kawah Gunung Merapi

Jalan Jalan
Tempat Wisata Bantul Tutup, Banyak Wisatawan Kecele dan Harus Putar Balik

Tempat Wisata Bantul Tutup, Banyak Wisatawan Kecele dan Harus Putar Balik

Travel Update
Pendakian Gunung Slamet Via Bambangan Purbalingga Tutup Seminggu, Kenapa?

Pendakian Gunung Slamet Via Bambangan Purbalingga Tutup Seminggu, Kenapa?

Travel Update
5 Hotel di Indonesia Masuk Daftar 25 Hotel Terbaik Se-Asia 2021

5 Hotel di Indonesia Masuk Daftar 25 Hotel Terbaik Se-Asia 2021

Travel Update
Obyek Wisata di Bantul Dibersihkan Selama Penutupan Sementara

Obyek Wisata di Bantul Dibersihkan Selama Penutupan Sementara

Travel Update
Work From Bali Dinilai Beri Dampak Positif ke Pariwisata Lombok

Work From Bali Dinilai Beri Dampak Positif ke Pariwisata Lombok

Travel Update
Maskapai Belanda KLM Berencana Layani Penerbangan ke Bali

Maskapai Belanda KLM Berencana Layani Penerbangan ke Bali

Travel Update
J Hotel Shanghai Tower, Hotel di Gedung Tertinggi China Telah Dibuka

J Hotel Shanghai Tower, Hotel di Gedung Tertinggi China Telah Dibuka

Travel Update
Ada Festival Indonesia di Kota Aurons, Perancis, Seperti Apa?

Ada Festival Indonesia di Kota Aurons, Perancis, Seperti Apa?

Travel Update
7 Tempat Wisata di Bantul yang Tutup Tiap Akhir Pekan, Ada Pantai Parangtritis

7 Tempat Wisata di Bantul yang Tutup Tiap Akhir Pekan, Ada Pantai Parangtritis

Travel Update
Jadwal KA Argo Bromo Anggrek Jurusan Jakarta-Surabaya PP Juni 2021

Jadwal KA Argo Bromo Anggrek Jurusan Jakarta-Surabaya PP Juni 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X