Kompas.com - 27/08/2013, 09:15 WIB
Sejumlah kapal layar yang turut dalam Darwin-Ambon Yacht Race and Rally 2013, Jumat (23/8/2013) lalu, berada di lepas Pantai Amahusu, Ambon, Maluku. Jumlah peserta pada tahun ini meningkat dari sebelumnya 9 kapal menjadi 22 kapal.
KOMPAS/A PONCO ANGGOROSejumlah kapal layar yang turut dalam Darwin-Ambon Yacht Race and Rally 2013, Jumat (23/8/2013) lalu, berada di lepas Pantai Amahusu, Ambon, Maluku. Jumlah peserta pada tahun ini meningkat dari sebelumnya 9 kapal menjadi 22 kapal.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan Sail Komodo 2013 sangat bermanfaat untuk mengembangkan rute pelayaran kapal yacht dan rute wisata lainnya di kawasan perairan Indonesia.

"Salah satu tujuan penyelenggaraan Sail Komodo adalah mengembangkan rute pelayaran kapal-kapal yacht dunia ke perairan Indonesia," kata Sekretaris Dewan Kelautan Indonesia (Dekin) Dedy Sutisna dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/8/2013).

Dedy memaparkan yacht rally di Sail Komodo 2013 melibatkan sebanyak tiga operator dengan rute yang berbeda-beda, yaitu Asosiasi Sail Wisata Indonesia (Aswindo) sebanyak 121 yacht, "Back to Down Under Rally" sebanyak 30 yacht, dan "Darwin Ambon Yacht Race" sebanyak 18 yacht.

Aswindo yang mengusul sail mengambil rute Saumlaki, Banda, Wakatobi, Buton Utara, Bombana, Takabonerate, Lombok Utara, Kumai, Karimun Jawa, Manggar, Bangka Tengah, Kupang, Wini, Belu, Alor, Lewoleba, Larantuka, Maumere, Riung, Nagekeo, Rote Ndao, Sabu Raijua, Waingapu, Waikelo, Mborong, dan Labuan Bajo.

Sementara itu, Darwin Ambon Yacht Race berlayar dari Ambon, Banda, Saumlaki, Tual, Ternate, Bitung, Makassar, Buton, Labuan Bajo, dan berakhir di Bali.

Back to Down Under Rally berlayar dengan rute Saumlaki, Kupang, Tanjung Bastian, Kalabahi, Lowoleba, Larantuka, Maumere, Maumere, Mausambi, Riung, Labuan Bajo, TTU, Alor, Lembata, East Flores, Sikka, Ende, Ngada, dan Manggarai Barat.

Yacht rally diawali di Kupang, 4 Agustus 2013 dilanjutkan dengan penjelajahan perairan Indonesia oleh para peserta hingga berakhir di Labuan Bajo pada 14 September 2013 untuk mengikuti sailing pass pada puncak acara Sail Komodo.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Dermaga di Pulau Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo menjelaskan puncak acara Sail Komodo 2013 akan dilaksanakan pada tanggal 14 September 2013 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Untuk menunjang seluruh kegiatan Sail Komodo 2013, semua kementerian/lembaga yang menjadi anggota panitia mengalokasikan anggaran sesuai dengan kegiatannya masing-masing. Penyelenggaraan Sail Wakatobi-Belitong 2011 menghabiskan dana sekitar Rp 60 miliar, sedangkan Sail Morotai 2012 sekitar Rp 80 miliar.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Taman Hiburan di AS Tidak Lagi Cek Suhu Tubuh Wisatawan

Dua Taman Hiburan di AS Tidak Lagi Cek Suhu Tubuh Wisatawan

Travel Update
Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Travel Update
Infinity Pool Tertinggi Dunia di Dubai, Pemandangannya Apik Tenan

Infinity Pool Tertinggi Dunia di Dubai, Pemandangannya Apik Tenan

Travel Update
Libur Lebaran Diprediksi Tak Ada Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang

Libur Lebaran Diprediksi Tak Ada Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang

Travel Update
Syarat Mendaki Gunung Andong yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Syarat Mendaki Gunung Andong yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Tips
Diundur, Jalur Pendakian Gunung Andong Buka 18 Mei 2021

Diundur, Jalur Pendakian Gunung Andong Buka 18 Mei 2021

Travel Update
Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Travel Update
Covid-19 Marak Lagi, Singapura Tinjau Travel Bubble dengan Hong Kong

Covid-19 Marak Lagi, Singapura Tinjau Travel Bubble dengan Hong Kong

Travel Update
Larangan Mudik Lokal, Wisatawan Luar Karanganyar Boleh Berkunjung

Larangan Mudik Lokal, Wisatawan Luar Karanganyar Boleh Berkunjung

Travel Update
Libur Lebaran 2021, Pemkab Magelang Tutup Semua Tempat Wisata

Libur Lebaran 2021, Pemkab Magelang Tutup Semua Tempat Wisata

Travel Update
Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Travel Update
Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Travel Update
China Buka Lagi Jalur Pendakian Everest, Terapkan Protokol Kesehatan

China Buka Lagi Jalur Pendakian Everest, Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Hotel Accor di Solo hingga Yogyakarta Bakal Terapkan GeNose C-19

Hotel Accor di Solo hingga Yogyakarta Bakal Terapkan GeNose C-19

Travel Update
Tempat Wisata di Bantul Sudah Bisa Nontunai

Tempat Wisata di Bantul Sudah Bisa Nontunai

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X