Kompas.com - 02/09/2013, 15:44 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Berada di ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi menyajikan ragam festival mengangkat potensi wisata. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengatakan berbeda dengan festival lain yang ada di Indonesia, Festival Banyuwangi merupakan rangkaian acara selama empat bulan berturut-turut selama September hingga Desember 2013.

"Apa bedanya Festival Banyuwangi kali ini? Festival di kabupaten lain mungkin satu bulan tapi Banyuwangi kita mendesain dari September sampai Desember," ujar Azwar dalam konferensi pers Festival Banyuwangi di Jakarta, Senin (2/9/2013).

Pelaksanaan selama empat bulan tersebut, lanjut Azwar merupakan salah satu cara menyiasati supaya tingkat kunjungan bulanan wisatawan yang datang ke Banyuwangi tetap konsisten setiap bulannya.

Adapun perhelatan Festival Banyuwangi tersebut menyajikan konsep kombinasi mulai dari etnik mengangkat kebudayaan daerah, fashion, juga religi.

"Konsep Festival Banyuwangi kita gabungkan etnik budaya dan segmented. Misalnya kita sajikan wayang untuk melestarikan budaya daerah. Yang anak muda kita sajikan musik jazz," kata Azwar.

Festival Banyuwangi 2013 merupakan perhelatan kedua setelah yang pertama digelar tahun 2012. Adapun yang berbeda pada kegiatan tahun ini adalah adanya Festival Batik Banyuwangi pada akhir September.

"Tahun lalu tak ada batik, sekarang ada Festival Batik karena kita ingin mengembangkan industri batik," ujar Azwar.

KOMPAS/HERU SRI KUMORO Penari membawakan tari gandrung di Sanggar Sekar Jagad, Dusun Cungking, Desa Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Jumat (7/1/2011). Tari gandrung merupakan salah satu tarian khas Banyuwangi.
Rangkaian Festival Banyuwangi dibuka dengan pelaksanaan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang dimulai 7 September. Acara ini terdiri dari 15 kegiatan hingga akhir tahun 2013. Rentetan kegiatan tersebut adalah Banyuwangi Batik Festival, Pergelaran Kyai Kanjeng, Banyuwangi Tour de Ijen, Banyuwangi Tenis Junior, Pergelaran Wayang Kulit Ki Manteb.

Selanjutnya, Festival Anak Yatim, Banyuwangi Jazz Beach Festival, Paju Gandrung Sewu, International Powercross Championship, Pameran Pembangunan dan Festival Kuliner, Festival Kuwung, Malam Puncak HUT Banyuwangi, dan Renungan Akhir Tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Travel Promo
Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.