Kompas.com - 14/09/2013, 14:06 WIB
EditorI Made Asdhiana
LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudoyono mengatakan Sail Komodo 2013 tidak hanya menjadikan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai destinasi pariwisata dunia tetapi juga menjadi gerbang utama dalam melestarikan pariwisata di Indonesia.

"Saya berharap Sail Komodo menjadi salah satu model percepatan pembangunan di Nusa Tenggara Timur," kata Presiden ketika meresmikan puncak Sail Komodo 2013 di Pantai Pede, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (14/9/2013).

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol yang dilakukan Presiden didampingi Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Kelautan dan Perikan Syarif C Sutarjo dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Pada puncak Sail Komodo juga dihadiri Ibu Ani Yudhoyono, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.
Hadir juga Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, sejumlah anggota DPR RI, Jaksa Agung Basrie Arief, para duta besar negara sahabat dan peserta Sail Komodo.

Pelaksanaan Sail Komodo merupakan sail kelima setelah sebelumnya berlangsung Sail Bunaken di Manado pada 2009, Sail Banda di Ambon 2010, Sail Wakatobi dan Bitong di Wakatobi dan Bitong 2011 dan Sail Morotai di Morotai pada 2012.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.