Investor Tertarik Kembangkan Wisata Pantai Sawarna

Kompas.com - 17/09/2013, 11:32 WIB
Pantai Sawarna di selatan Lebak, Banten, Sabtu (23/6/2012). KOMPAS/M NASIRPantai Sawarna di selatan Lebak, Banten, Sabtu (23/6/2012).
EditorI Made Asdhiana
LEBAK, KOMPAS.com — Investor asing mulai tertarik untuk pengembangan obyek wisata Pantai Sawarna di Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, karena memiliki nilai jual dan mendatangkan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

"Saat ini investor dari China sedang melakukan penjajakan untuk berinvestasi obyek wisata Pantai Sawarna," kata Kepala Bidang Penanaman Modal Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Lebak, Agianto Ahmad Tahir, di Rangkasbitung, Senin (16/9/2013).

Menurut Agianto, Pantai Sawarna memiliki nilai jual cukup tinggi dan tidak kalah dengan obyek wisata di Pulau Bali.

Kelebihan Pantai Sawarna bisa untuk berselancar (surfing) karena ombaknya cukup besar. Selain itu, panorama kawasan wisata Pantai Sawarna masih alami, sehingga memberikan nuansa tersendiri terhadap pengunjung. "Tiupan angin pesisir pantai bisa membuat jiwa tenang dan damai, terlebih untuk pasangan muda-mudi," katanya.

Pemerintah daerah terus mengembangkan obyek wisata Pantai Sawarna agar menjadi kawasan wisata unggulan di Kabupaten Lebak. "Kami terus melakukan promosi untuk mendatangkan investor baik pengusaha nasional maupun mancanegara," katanya.

Agianto menyebutkan bahwa saat ini beberapa negara mulai tertarik untuk berinvestasi terkait dengan pengembangan kawasan wisata Pantai Sawarna.

Oleh karena itu, pemerintah daerah membangun infrastruktur jalan menuju kawasan Pantai Sawarna. "Saya yakin jika ada investor mau mengembangkan kawasan wisata Pantai Bayah ini dipastikan akan mendatangkan devisa bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat," katanya.

Selain Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak juga memiliki wisata gunung, gua, situs sejarah, dan hutan lindung, yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Provinsi Banten. Begitu pula dengan keindahan pesisir Pantai Ciantir, Tanjunglayar, Pulau Manuk, dan Karang Taraje. "Saya kira wisata Pantai Sawarna tidak kalah dengan obyek wisata Pulau Bali," ujarnya.

KOMPAS/M NASIR Batu karang besar menjadi obyek foto menarik para pengunjung di Pantai Sawarna, Sabtu (23/6/2012).
Kepala Desa Sawarna Suhanda mengatakan pihaknya mendukung pengembangan obyek wisata Pantai Sawarna sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan dapat mempekerjakan warga lokal. "Kami senang jika investor asing menanamkan modalnya di bidang pariwisata pantai," katanya.

Namun, Suhanda berharap Pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak membangun terlebih dahulu infrastruktur, seperti jalan, penerangan listrik, air bersih, hotel, dan pusat perbelanjaan.

Selama ini kondisi infrastuktur kawasan Pantai Sawarna relatif kurang memadai. "Saya yakin jika dibangun infrastruktur dipastikan Pantai Sawarna menjadi obyek wisata terbesar di Banten," katanya.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X