Kompas.com - 20/09/2013, 11:35 WIB
Pelepasan Ekspedisi Sabang-Merauke: Jejak Kota dan Peradaban Harian Kompas, Jumat (20/9/2013), di titik nol kilometer ujung barat Indonesia di Kota Sabang, Aceh. KOMPASPelepasan Ekspedisi Sabang-Merauke: Jejak Kota dan Peradaban Harian Kompas, Jumat (20/9/2013), di titik nol kilometer ujung barat Indonesia di Kota Sabang, Aceh.
|
EditorTri Wahono

SABANG, KOMPAS.com - Ekspedisi Sabang-Merauke: Jejak Kota dan Peradaban Harian Kompas dimulai hari ini, Jumat (20/9/2013) di titik nol kilometer ujung barat Indonesia di Kota Sabang, Aceh. Ekspedisi ini akan melihat Indonesia dari dekat, menggali potensi serta tantangan yang ada.

Tim ekspedisi dilepas oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di titik nol yang berada di utara Pulau Weh. Mulai hari ini, tim ekspedisi menyusuri pantai barat Sumatera, berlanjut ke selatan Jawa, Bali, Sumbawa Besar, Flores dan berlayar mulai dari Larantuka, pulau-pulau kecil di Nusa Tenggara Timur, Maluku Tenggara hingga Merauke di ujung timur Papua. Perjalanan dijadwalkan tiba di Merauke pada tanggal 28 Oktober mendatang.

Pelepasan dihadiri oleh Wakil Pemimpin Redaksi Kompas Ninuk Mardiana Pambudi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Soeroyo Alimuso, dan segenap jajaran Kementerian Perhubungan.

Ninuk Mardiana Pambudi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ekspedisi ini merupakan salah satu semangat Harian Kompas dalam merajut nusantara. Ekspedisi ini diharapkan mampu melihat Indonesia dari dekat, dengan berintraksi dan bergaul dengan masyarakat setempat, mengetahui apa cita-cita dan mimpi mereka tentang Indonesia dan keindonesiaan.

"Keindahan Indonesia membentang dari Sabang sampai Merauke, dan ada banyak potensi dan juga tantangan. Kami melalui ekspedisi ini akan melihat apa saja tantangan itu, dan bagaimana agar ke depan kesenjangan yang masih nampak dapat diminimalkan," kata Ninuk.

Bambang Susantono menyebutkan, jarak yang akan ditempuh tim ekspedisi dari Sabang sampai Merauke mencapai 7.885 kilometer, dengan sepertiga perjalanan atau 2.555 kilomer diantaranya adalah perjalanan melalui laut. Sisanya, 5.330 ditempuh melalui jalan darat. (UTI/OTW)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.