Kompas.com - 02/10/2013, 12:18 WIB
Wisatawan asing tiba di Bandara Frans Seda, Maumere, Nusa Tenggara Timur, Jumat (17/5/2013). Wisata alam, rohani dan sejarah menjadi andalan sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur. KOMPAS/YUNIADHI AGUNG Wisatawan asing tiba di Bandara Frans Seda, Maumere, Nusa Tenggara Timur, Jumat (17/5/2013). Wisata alam, rohani dan sejarah menjadi andalan sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS — Jumlah kunjungan wisatawan asing pada Agustus 2013 mencapai 771.000 kunjungan atau naik 21,57 persen dibandingkan dengan Agustus 2012. Jika dibandingkan dengan Juli 2013, jumlah itu naik 7,42 persen.

”Itu adalah jumlah terbesar kedua sepanjang sejarah. Terbesar pertama pada Juni, yaitu 789.000 kunjungan. Kenaikan itu salah satunya didorong oleh meningkatnya jumlah pendatang setelah Lebaran. Suasana atau iklim Indonesia cukup kondusif untuk wisatawan,” kata Ketua Badan Pusat Statistik Suryamin, Selasa (1/10/2013), di Jakarta.

Meski jumlah kunjungan naik, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel berbintang selama Agustus 2013 turun. Tercatat lama tinggal wisatawan hanya 1,95 hari atau turun 0,12 poin dibandingkan dengan Agustus 2012.

Wakil Menteri Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengatakan, penurunan lama tinggal ini disebabkan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia sebagian besar dari Asia, Timur Tengah, dan Australia.

”Wisatawan yang lama tinggal hingga dua minggu adalah wisatawan dari Eropa. Saat ini, Eropa sedang krisis. Jadi, jumlah wisatawannya berkurang. Sementara kebiasaan wisatawan Asia, Australia, dan Timur Tengah hanya menginap sekitar satu minggu,” kata Sapta.

Namun, meski lama menginapnya lebih pendek, jumlah konsumsi yang dihabiskan wisatawan meningkat. ”Semula konsumsi wisatawan hanya 1.133 dollar AS per kunjungan. Saat ini, meningkat menjadi 1.170 dollar AS per kunjungan. Ini yang terpenting,” kata Sapta.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Grup musik menghibur turis asing saat makan malam di pinggir pantai Jimbaran, Bali, Jumat (21/6/2013). Kawasan Jimbaran merupakan salah satu tempat tujuan wisatawan selama berlibur di Bali, sejumlah tempat wisata seperti Jimbaran fish market dan Pura Uluwatu berada dekat dengan kawasan ini.
Sementara itu, dari Jawa Tengah dilaporkan, wisman yang berkunjung ke Jawa Tengah selama Agustus 2013 mencapai 1.838 orang atau jauh lebih banyak daripada Juli 2013 sebanyak 1.409 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para wisman diperkirakan tak hanya sekadar berwisata, tetapi juga berbisnis dengan bekerja sama dengan orang dari Jawa Tengah.

”Bisnis kerajinan menjadi perhatian warga Malaysia yang datang ke Jawa Tengah. Mereka tidak hanya sekadar pelesiran ke Solo dan sekitarnya. Bisa jadi mereka memiliki usaha bersama dengan modal dari rekanan usaha yang berasal dari luar negeri,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jawa Tengah Jam Jam Zamachsyari. (WHO/K-09/ARN)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update
Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Travel Update
Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Travel Update
AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

Travel Update
Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Travel Tips
6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Jalan Jalan
6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

Jalan Jalan
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

Jalan Jalan
Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Travel Update
Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Travel Update
Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.