Menparekraf: Fokus Lima Pasar Sesuai Sasaran

Kompas.com - 02/10/2013, 16:47 WIB
Sejumlah wisatawan asing menaiki becak saat melintas di Jalan Kompol Bambang Suprapto, Kota Yogyakarta, Senin (16/4/2012). Keberadaan moda transportasi tradisional seperti becak merupakan aset daya tarik wisata terutama untuk wisatawan asing. TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI Sejumlah wisatawan asing menaiki becak saat melintas di Jalan Kompol Bambang Suprapto, Kota Yogyakarta, Senin (16/4/2012). Keberadaan moda transportasi tradisional seperti becak merupakan aset daya tarik wisata terutama untuk wisatawan asing.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2013 naik tajam, dari 634.194 orang pada Agustus 2012 menjadi 771.009 orang atau meningkat 21,57 persen. Peningkatan wisman di bulan Agustus 2013 terjadi di hampir semua pintu masuk, termasuk tiga pintu utama yakni Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Ngurah Rai Bali, dan Batam.

Sementara itu, kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari hingga Agustus 2013 terus menunjukkan kenaikan. Jumlah wisman yang masuk ke Indonesia selama Januari-Agustus 2013 mencapai 5.643.271 orang atau meningkat hingga 8,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5.211.704 orang.
 
Siaran pers Puskompublik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Selasa (1/10/2013), memperlihatkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenparekraf yang menunjukkan lima pasar utama yang menjadi target utama pemasaran pariwisata Indonesia mengalami kenaikan mencapai lebih dari dua digit.

Peningkatan kunjungan wisman dari China sebesar 34,49 persen diikuti dengan Malaysia dan Singapura yang naik masing-masing 28,16 persen dan 20,54 persen. Kemudian wisman asal Jepang naik 19,58 persen dan Australia naik 12,18 persen.
 
“Pencapaian pada bulan Agustus menunjukkan orientasi pemasaran kita di lima fokus pasar tersebut telah sesuai sasaran. Ini diperkuat dengan pasar lainnya yang juga tumbuh positif,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.

Di luar fokus pasar utama wisman, kenaikan yang sangat signifikan juga disumbangkan oleh wisman dari kawasan Timur Tengah yang kenaikannya lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Agustus 2012.

Misalnya, wisman dari Arab Saudi yang kenaikannya mencapai 238,46 persen yaitu dari 6.071 orang di Agustus 2012 meningkat menjadi 20.548 orang di Agustus 2013. Untuk pasar Eropa kenaikan terbesar disumbangkan oleh wisman asal Russia yang jumlahnya naik 35,86 persen dari 5.047 orang di Agustus 2012 menjadi 7.346 orang.
 
Mari menambahkan wisata MICE memiliki kontribusi yang besar dalam peningkatan jumlah wisman dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Agustus 2013, ada acara besar seperti Kongres Diaspora Indonesia II, shooting film Hollywood, dan beberapa konser musisi dunia di berbagai kota Indonesia.

Selain itu, rangkaian pertemuan APEC dan kegiatan pendukungnya menjelang pertemuan puncak APEC 2013 di Bali yang berlangsung pada bulan Oktober juga berperan penting untuk mendongkrak jumlah wisman ke Indonesia.

SERAMBI INDONESIA/BUDI FATRIA Wisatawan asal Rusia mengabadikan Monumen Tsunami PLDT Apung saat berkunjung di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh, Selasa (25/12/2012).
Menparekraf menilai kenaikan wisman pada Agustus 2013 sebesar 21,57 persen semakin menguatkan keyakinan terhadap pencapaian target kunjungan wisman tahun ini yakni ditetapkan sebesar 8,6 juta untuk target moderat dan 9 juta target optimistis.

“Kita berharap pada empat bulan berikutnya, September hingga Desember 2013 pertumbuhan pariwisata akan semakin besar mengingat pada bulan itu banyak kegiatan MICE internasional diselenggarakan di berbagai daerah, antara lain APEC yang puncaknya akan berlangsung di Bali pada awal Oktober akan berdampak positif pada pariwisata Indonesia,” kata Mari Pangestu. (*)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X