Kompas.com - 09/10/2013, 09:33 WIB
EditorI Made Asdhiana

Selain itu, minyak mentah hitam berhasil dikeluarkan dari perut bumi Kalimantan pada tahun 1901, tepatnya dari Sanga-Sanga. Perusahaan tambang asing pertama yang berbendera Belanda (Shell) mulai beroperasi di Kalimantan. Menyusul kemudian perusahaan asing lainnya, seperti Royal Dutch. Daerah-daerah di Kalimantan Timur, seperti Kutai, Tarakan, Bulungan, Pasir, dan Balikpapan terkenal sebagai penyuplai minyak terbesar sejak zaman kolonial. Ekspor minyak mentah melebihi 100.000 ton terjadi tahun 1904. Berkat kemajuan teknologi, pada tahun 1912 ekspor minyak mentah digantikan oleh minyak yang sudah disuling atau disaring.

Beberapa instalasi ditambahkan untuk melengkapi kilang minyak di Balikpapan, termasuk lahan untuk pengolahan produk turunan seperti parafin, minyak pelumas, sulfur dioksida, asam sulfur, dan lilin. Pada tahun 1914, kerosin, bensin, dan residu dihasilkan secara signifikan untuk keperluan ekspor.

Kini, banyak perusahaan multinasional yang beroperasi di Kalimantan Timur di bidang penambangan batubara dan eksplorasi minyak bumi dan gas. Meskipun batubara dan minyak bumi booming di Kalimantan, hasil hutan masih menjadi primadona. Ditambah pula dengan perluasan kebun kelapa sawit sejak beberapa dekade terakhir.

Terlambat dibangun

Meskipun Belanda memelopori eksploitasi minyak dan batubara serta perdagangan luar negeri dari kekayaan alam Kalimantan, otoritas Belanda hampir tidak benar-benar berkuasa di Kalimantan seperti halnya di wilayah Jawa atau Sumatera. Selain kurangnya kepentingan modal, perlawanan dari masyarakat setempat dan kondisi alam Kalimantan yang berhutan lebat menyulitkan Belanda.

Otoritas Belanda hanya ada di beberapa daerah pantai atau daerah yang memiliki pelabuhan yang masuk dalam jalur pelayaran internasional. Kurang kuatnya kepentingan Kolonial atau Eropa di Kalimantan ini terlihat dari tidak adanya pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, atau jalur kereta api.

Perjalanan ke daerah-daerah pedalaman Kalimantan dilakukan lewat sungai atau laut. Kesempatan untuk berkeliling melalui jalan darat sangat terbatas. Konstruksi jalan darat baru dimulai pada dekade-dekade berikutnya.

Alhasil, meski Kalimantan diberkahi dengan kekayaan alam yang luar biasa, kemajuan dan hasil pembangunannya belum menggambarkan kesejahteraan. Dilihat dari kegiatan ekonominya, keseluruhan produk domestik regional bruto provinsi di Kalimantan hanya menyumbang sekitar 9-10 persen terhadap produk domestik bruto Indonesia.

Untuk meningkatkan kemajuan dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, mau tidak mau pembangunan infrastruktur harus menjadi prioritas. Kota-kota pelabuhan, seperti Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, dan Balikpapan, yang berperan penting sejak masa Kolonial tetap menjadi barometer bagi kemajuan Kalimantan ke depan. Kota-kota ini menjadi konsentrasi bisnis dan hunian kaum pendatang.

Di kota-kota pesisir pantai itu, melalui program Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), pemerintah kini memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Sejumlah proyek, seperti pembangunan jembatan, jalan tol, jalan layang, perluasan bandara, dan jalur kereta api, tengah dikerjakan.

Kota-kota pun mempercantik diri. Di Kota Balikpapan, misalnya, reklamasi pantai kini gencar dilakukan untuk sejumlah kepentingan, seperti pembangunan pusat perbelanjaan, apartemen, ataupun hotel. (Gianie/Litbang Kompas)

KOMPAS/INDIRA PERMANASARI Pasar terapung Lok Baintan di Sungai Martapura pada pagi hari. Pasar ini dapat ditempuh dengan kelotok dari Banjarmasin dengan lama perjalanan sekitar satu jam. Pasar berlokasi di Kecamatan Sungai Tabuk, Banjar, Kalsel.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Travel Update
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Travel Update
Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Travel Update
Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Travel Update
Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

Jalan Jalan
Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Travel Tips
Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Travel Tips
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.