Inilah Jalan Soekarno di Maroko

Kompas.com - 09/10/2013, 15:11 WIB
KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Jalan Soekarno atau Rue Soukarno di kota Rabat, ibu kota Maroko.

MAROKO, KOMPAS.com — Tidak sulit menemukan Jalan Soekarno atau Rue Soukarno di kota Rabat, ibu kota Maroko. Letaknya pas di samping kantor pos terbesar di Maroko yang berada di pusat kota Rabat, Maroko. Kantor posnya sendiri berada di pusat kota, tidak jauh dari stasiun kereta Casa Voyager, tempat pemberhentian kereta api dari berbagai kota besar di Maroko seperti Casablanca, Marakesh, dan Tangier.

Saat Kompas.com menyambangi jalan ini, cukup bertanya ke petugas kantor pos. Petugasnya dengan ramah langsung tahu dan menunjukkan Jalan Soekarno. Sehari–harinya Jalan Soekarno adalah salah satu jalan yang ramai dilewati masyarakat karena menghubungkan langsung antar-jalan utama di kota Rabat.

Jalan Soekarno di Maroko adalah satu dari tiga jalan Soekarno yang ada di dunia, dua di antaranya ada di Mesir dan Pakistan.

Nama Soekarno diabadikan sebagai salah satu nama jalan sebagai penghormatan atas jasa Soekarno saat menggalang kekuatan negara–negara dunia ketiga dalam Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung, Jawa Barat.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Kota Rabat di Maroko.

Nama Jalan Soekarno sendiri diresmikan pada tahun 1960 oleh Raja Mohammed V (saat ini Raja Mohammed VI) dan dihadiri langsung oleh Soekarno yang saat itu sebagai Presiden RI. Sebelum berubah menjadi Rue Soukarno, nama jalannya adalah Al Rais Ahmed Soekarno.

Letak kota Rabat sekitar 80 kilometer ke arah utara kota Casablanca. Perjalanan dari Casablanca bisa menggunakan kereta api, dan ditempuh sekitar 45 menit. Bisa juga menggunakan bus selama 1-2 jam perjalanan.

Sama dengan kota besar dan ibu kota negara lainnya, penataan kota Rabat memang difokuskan bagi jalannya roda pemerintahan, termasuk pendidikan tinggi seperti universitas. Jalan-jalannya tampak teratur, banyak pilihan alat transportasi umum, seperti bus, taksi, dan tramway atau kereta dalam kota.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Jalan Soekarno di Kota Rabat, Maroko.

Selama ini Indonesia dan Maroko memang memiliki hubungan yang baik. Salah satunya ditandai dengan pertukaran nama masing–masing negara bagi jalan utama di tiap-tiap negara.

Di Jakarta, misalnya, terdapat salah satu jalan utama bernama Jalan Casablanca. Kota Casablanca sendiri adalah salah satu kota besar di Maroko. Untuk memperlancar hubungan kedua negara, pemegang paspor Indonesia tidak membutuhkan visa untuk kunjungan ke Maroko sampai 90 hari.

Semoga akan ada lagi tokoh besar Indonesia yang namanya bisa sampai diabadikan karena jasanya bagi kemajuan bangsa-bangsa yang ada di dunia seperti Soekarno.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURAHMAN Jalan Soekarno di Kota Rabat, Maroko.



EditorI Made Asdhiana

Close Ads X