Kompas.com - 09/10/2013, 18:57 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Di sini kereta berhenti kembali pada waktu yang cukup lama untuk "minum air". Sebagai kereta uap, kereta perlu berhenti untuk mengisi air memanasi ketel uap. Malahan jika tak diisi air, kereta bisa-bisa mogok di tengah jalan berakibat tak bisa menuntaskan perjalanan.

Pada saat pengisian air, beberapa pelari sempat menyusul kereta. Satu, dua, tiga, dan semakin banyak. Penumpang di dalam kereta pun bertepuk tangan memberikan semangat kepada pelari yang melintas. Beberapa keluar dari kereta untuk mengambil gambar para pelari.

Kelar mengisi air, kereta melanjutkan perjalanan. Hingga beberapa pelari yang mendahului kereta kembali tersalip. Sampai beberapa menit kemudian tibalah di perhentian akhir Stasiun Bedono. Dari sini, penumpang yang ikut di dalam gerbong kereta turun untuk menuju garis finish di Hotel MesaStila dengan menggunakan bus.

Sedangkan para pelari tetap melanjutkan rute selanjutnya menyusuri kebun kopi. Di Stasiun Bedono, juga menjadi tempat singgah para pelari. Panitia menggelar meja untuk menyediakan minum dan asupan buah pisang untuk tambahan energi. Beberapa pelari yang melintas terlihat menyambar minuman sambil berlari. Sedangkan yang lain ada pula yang meneruskan larinya.

Garis finish yaitu Stasiun Majong yang ada di MesaStila Hotel. Di sini sudah banyak para panitia yang juga merupakan karyawan hotel telah siap menyambut para pelari yang memasuki garis finish. Setiap pelari yang memasuki garis finis diberikan penghargaan dengan dikalungkan medali terbuat dari rotan.

MesaStila Challenge telah kali ketiga digelar oleh Hotel MesaStila. Kepala Daerah Operasi 4 Semarang Totok Suryono, beranggapan program ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan datang ke Ambarawa. Terutama untuk berwisata sambil menikmati naik kereta uap.

"Kebanyakan ya bule-bule itu yang suka. Tapi orang lokal juga sudah mulai banyak," kata Totok.

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Peserta MesaStila Challenge dikalungkan medali setelah tiba di garis finis di Stasiun Mayong, MesaStila, Ambarawa, Jawa Tengah, Minggu (6/10/2013).
Sementara rute lari dengan menyusuri jalur kereta, sangat dinikmati oleh para peserta. Salah satunya Dessy yang datang Jakarta.

"Memang kalau pada event ini jalurnya yang menantang. Aku sering lari, kalau lari biasa kan di aspal, kalau ini lewatin jalur kereta kan susah ya batu-batuan. Tapi aku suka sih lewatin pematang sawah gitu. Aku memang suka sawah dari dulu," ujar Dessy.

Di akhir kegiatan, sebagai acara kepedulian, Sandiaga Uno memberikan donasi kepada anak-anak berkebutuhan khusus, Sekolah Khusus Autis (SKA) Bina Anggita Magelang. Pemberian donasi dilanjutkan dengan pembacaan pemenang, dan hiburan musik akustik dan tarian tradisional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Travel Update
Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Travel Update
Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Jalan Jalan
Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 Hari 

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 Hari 

Travel Update
Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jalan Jalan
Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.