Tambora Diusulkan Menjadi Geopark Nasional - Kompas.com

Tambora Diusulkan Menjadi Geopark Nasional

Kompas.com - 10/10/2013, 15:58 WIB
KOMPAS/AGUS SUSANTO Kawah Gunung Tambora berdiameter lebih kurang tujuh kilometer yang dipagari tebing curam sedalam 1.200 meter di Kabupaten Bima dan Dompu, Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/6/2011).
MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai menyiapkan usul penetapan Taman Nasional Tambora sebagai taman bumi atau geopark nasional. Langkah ini menyusul rencana penetapan Taman Nasional Gunung Rinjani menjadi geopark nasional pada awal November.

"Kami mulai siapkan usulannya. Usul ini akan disampaikan awal 2014 kepada Kementerian ESDM dan Kemenparekraf," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, Chaerul Maksul di Mataram, Rabu (9/10/2013).

Menurut Chaerul, usul penetapan Taman Nasional Tambora menjadi geopark nasional akan diikuti dengan permintaan bantuan asesor dari para ahli geologi untuk menyiapkan dokumen pendukung.

Dokumen pendukung untuk mendapatkan penetapan geopark nasional antara lain, data tentang hamparan geologi, hamparan biolog, data budaya, dan peran masyarakat dalam lokasi yang hendak dijadikan geopark nasional tersebut.

Chaerul berharap, usulan penetapan Tambora sebagai geopark nasional itu cepat direspon agar penetapannya dapat terealisasi pada puncak peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora yang diagendakan 11 April 2015.

Pemprov NTB juga telah mengantongi pedoman teknis untuk menggelar peringatan dua abad meletusnya Gunung Berapi Tambora itu. Diyakini, pascapuncak peringatan Dua Abad Tambora, para arkelog dunia akan datang meneliti sejarah letusan Gunung Tambora.


Gunung Tambora atau Tomboro adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di dua kabupaten di Pulau Sumbawa, yaitu Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorI Made Asdhiana
SumberAntara
Komentar

Close Ads X