Kompas.com - 11/10/2013, 16:07 WIB
EditorI Made Asdhiana

Ada juga Larantuka yang terkenal di seantero negeri dan luar negeri sebagai tempat penyelenggaraan tradisi agama dan budaya Semana Santa. Bajawa di Kabupaten Ngada tenar karena kopinya yang luar biasa nikmat, yang sudah diekspor hingga ke Amerika Serikat.

Pulau Flores juga memiliki Wae Rebo, desa dengan tujuh rumah kerucut, yang justru dikunjungi banyak wisatawan asing. Metode yang digunakan masyarakat Wae Rebo dalam menerima wisatawan patut ditiru karena mereka mampu ”menyeleksi” wisatawan. Dengan demikian, alam dan suasana di Wae Rebo tidak dieksploitasi dengan sembarangan.

Akan tetapi, Pulau Flores juga memiliki desa nun jauh di puncak bukit. Jauh dari ingar-bingar kota, belum mendapat aliran listrik dari PLN, dan untuk menempuh pendidikan sekolah menengah pertama pun harus ke kota lain.

Dengan kondisi alam seperti itu, NTB dan NTT memerlukan sarana transportasi yang komplet, yakni udara, air, dan darat. Namun, seperti halnya wilayah lain di bagian tengah dan timur Indonesia, sarana transportasi yang andal tak selalu tersedia.

Keterbatasan tempat sandar dan bongkar muat dermaga kerap kali membuat arus transportasi laut terhambat. Adapun transportasi udara dipengaruhi kondisi alam yang bergunung dan berbukit serta bandara yang terbatas.

Padahal, infrastruktur terbukti ampuh meningkatkan daya saing suatu daerah. Dalam skala lebih besar, mampu meningkatkan daya saing suatu negara.

KOMPAS/DWI AS SETIANINGSIH Kampung adat Wae Rebo, Desa Satarlenda, Kecamatan Satarmese Barat, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Dalam perjalanan, Tim Ekspedisi Sabang-Merauke Kompas menyeberangi selat-selat penghubung kepulauan di Nusa Tenggara. Dari Pelabuhan Padang Bai di Pulau Bali ke Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok perlu waktu 4 jam. Selanjutnya, dari Pelabuhan Kayangan di Pulau Lombok ke Pelabuhan Poto Tano di Pulau Sumbawa perlu waktu 2 jam untuk menyeberang menggunakan feri.

Dari Pelabuhan Sape di Pulau Sumbawa ke Labuan Bajo di Pulau Flores perlu waktu 7 jam untuk menyeberang. Waktu menyeberang itu belum termasuk waktu yang dibutuhkan untuk mengantre di lapangan parkir pelabuhan, masuk ke feri, atau saat keluar dari feri.

Antre? Ya, dengan keterbatasan jumlah feri dan dermaga, kita harus mengantre beberapa waktu sebelumnya. Jika tidak, bisa- bisa kendaraan tak terangkut. Dengan banyak dan beragamnya kendaraan yang akan menggunakan feri sebagai angkutan penyeberangan, petugas di pelabuhan harus mengatur dengan cukup cermat. Tujuannya, agar muatan feri optimal, tetapi tetap memperhatikan unsur keamanan.

Di sisi lain, bandara masih terbatas. Untuk bepergian dari Jakarta ke Maumere, misalnya, harus singgah lebih dulu di Denpasar, Bali. Lalu, berganti menggunakan pesawat yang lebih kecil ke Maumere.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Warga Kampung Adat Bena, Ngada, Flores, NTT, bermain musik tradisional yang biasa dimainkan dalam rangka upacara adat pembangunan rumah baru, Selasa (15/6/2011). Kampung berusia sekitar 1.200 tahun ini kental dengan arsitektur kuno dan budaya megalitik.
Beberapa waktu lalu, kami pernah menggunakan pesawat ke Maumere. Dari Denpasar, kebetulan, cuaca ke Maumere lumayan buruk. Pesawat berguncang- guncang, turis pucat pasi.

Namun, segala macam keterbatasan itu justru menjadi modal bagi masyarakat Nusa Tenggara untuk bertahan dan berjuang. Mereka memanfaatkan kondisi alam dengan arif. Keuletan mereka berbaur dengan kehangatan, keramahan, dan senyuman. Keindahan yang terserak itu memikat hati siapa pun yang datang ke kepulauan Nusa Tenggara. (Dewi Indriastuti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Travel Update
Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.