Kompas.com - 11/10/2013, 19:32 WIB
Warga Desa Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggaara Barat. Di sini wisatawan dapat melihat kehidupan dan rumah adat Suku Sasak. Warga juga menjual aneka kerajinan seperti gelang dan kalung untuk dijual kepada wisatawan. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWarga Desa Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggaara Barat. Di sini wisatawan dapat melihat kehidupan dan rumah adat Suku Sasak. Warga juga menjual aneka kerajinan seperti gelang dan kalung untuk dijual kepada wisatawan.
EditorI Made Asdhiana

"Kami akan bersama-sama pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya, menata aspek kenyamanan dan ketentraman wisatawan. Para agen wisata juga ditekankan untuk memperlancar kunjungan wisatawan, demikian pula komponen masyarakat lainnya," ujarnya.

Menurut Agus, NTB memiliki peluang besar untuk maju di sektor pariwisata, karena memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Obyek wisata di Pulau Lombok dan Sumbawa tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan obyek wisata di Pulau Bali dan daerah lainnya.

Apalagi, NTB terus membenahi infrastruktur dasar pendukung sektor pariwisata seperti jalan dan jembatan, sehingga mempermudah akses ke obyek wisata andalan yang dimiliki.

"Jangan sampai wisatawan kecewa setelah berkunjung ke NTB. Itu pekerjaan rumah bersama pihak-pihak terkait di daerah ini," ujar Agus.

Pemerintah Provinsi NTB mengklaim jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Lombok dan Sumbawa serta pulau-pulau kecil (gili) sepanjang 2012 mencapai 1,01 juta orang lebih, terdiri dari 411.073 orang wisatawan mancanegara dan 600.141 orang wisatawan domestik.

Sedangkan jumlah hotel berbintang di wilayah NTB terdata sebanyak 40 unit dengan kapasitas sebanyak 2.453 kamar yang menyebar di enam kabupaten/kota yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Sumbawa.

Hotel melati/pondok wisata terdata sebanyak 744 unit dengan kapasitas sebanyak 7.939 kamar yang menyebar di 10 kabupaten/kota yang ada di wilayah NTB, namun terbanyak di Kota Mataram dan Lombok Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.