Kompas.com - 12/10/2013, 10:10 WIB
Museum Benteng Heritage di Jalan Cilame, Pasar Lama, Tangerang, Banten. KOMPAS.COM/TRI WAHYUNIMuseum Benteng Heritage di Jalan Cilame, Pasar Lama, Tangerang, Banten.
|
EditorI Made Asdhiana

Sebenarnya tidak hanya timbangan opium, masih ada beberapa timbangan antik lainnya, seperti timbangan yang digunakan untuk berdagang di pasar. “Timbangan adalah simbol pasar lama yang merupakan pusat perdagangan,” kata Fidrian, pemandu museum, menjelaskan tentang keberadaan timbangan dengan tempat berdirinya museum ini, yaitu Pasar Lama.

Selain timbangan yang menjadi symbol perdangan di Pasar Lama, museum ini juga menyimpan koleksi botol kecap dan label kecap-kecap benteng yang terkenal sejak dulu di Tangerang. Ada koleksi label Ketjap Benteng Teng Giok Seng yang diproduksi di Benteng Tangerang. Ada juga label dan cap Ketjap Siong Hin. “Pabrik kecapnya masih ada sampai sekarang,” tutur Fidrian.

Museum ini juge menyimpan koleksi barang-barang yang ditemukan pada saat restorasi museum dilakukan. Fidrian menceritakan, saat melakukan penggalian untuk mengecek pondasi bangunan museum, mereka menemukan barang-barang yang diduga sebagai penginggalan sejarah. Ada pecahan keramik, kerang-kerang, gigi, paku handmade yang terbuat dari besi, bahkan timah.

Tidak hanya barang-barang, koleksi sastra lama tionghoa dan Tangerang pun tersimpan dengan rapi di museum ini. Salah satunya adalah Surat menyurat O.K.T (Oey Kim Tiang) yang merupakan penyadur cerita silat dari Tangerang.

Ada juga sepatu China yang berukuran sangat kecil. Dulunya sepatu ini digunakan untuk membentuk kaki wanita China menjadi sangat kecil. Tidak hanya sepatu, ada hiasan kepala, hiasan pundak, hiasan baju dari China, kain-kain batik China, kain pagi sore, dan kebaya encim. Salah satunya terdapat barang-barang koleksi dari istri kapiten di Batavia, Auw Tjoei yang dijuluki “Kartini dari Batavia”, yang disumbangkan ke museum ini.

Anda dapat juga bisa menyaksikan berbagai macam kamera tua yang masih bisa menghasilkan gambar berkualitas tinggi di sebuah ruangan khusus yang terpisah dari barang-barang lainnya. Bagi Anda yang senang dengan musik, Anda juga bisa melihat berbagai koleksi alat pemutar lagu mulai dari yang paling kuno; Edisson phonograph buatan tahun 1890-an. Ada juga mainan khas Tionghoa seperti mahyong.

Bagian terakhir yang dinilai merupakan hal yang paling berharga pada museum ini adalah relief di bagian atas ruangan. Relief itu merupakan penggalan cerita dari Three Kingdom. Kondisinya masih 95 persen asli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.COM/TRI WAHYUNI Museum Benteng Heritage di Jalan Cilame, Pasar Lama, Tangerang, Banten.
Sebelum museum ini direstorasi, kondisi relief ini sangat menyedihkan. Relief yang bentuk aslinya berwarna-warni ini, ditemukan berwarna coklat tertutup debu berthaun-tahun lamanya. Akhirnya setelah dibersihkan dengan susah payah, akhirnya ditemukan bentuk aslinya dengan warna-warna yang masih menyala. Padahal relief itu diperkirakan berasal dari abad ke-18.

Tidak Boleh Berfoto

Sayangnya, di Museum Benteng Heritage ada larangan berfoto di tempat koleksi-koleksi di pajang. Padahal banyak pengunjung yang ingin sekali mengabadikan perjumpaannya dengan barang-barang unik yang juga merupakan barang-barang sejarah tersebut. Pengunjung hanya boleh berfoto di lantai satu museum.

Museum Benteng Heritage buka mulai pukul 13.00 sampai 18.00. Tour di sini merupakan "guided tour" yang berlangsung sekitar 45 menit dengan jumlah setiap rombongan dibatasi sampai 20 peserta. Untuk bisa menyaksikan keindahan museum dan melihat koleksi bersejarahnya, pengunjung dikenakan tarif. Untuk umum Rp 20.000, pelajar Rp 10.000, mahasiswa Rp 15.000, foreigner Rp 50.000, dan heritage walk Rp 50.000 untuk rombongan lebih dari 10 orang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Jalan Jalan
Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Travel Update
Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Travel Update
Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Travel Update
Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Travel Update
Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Travel Update
Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Jalan Jalan
Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Jalan Jalan
4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

Jalan Jalan
Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Jalan Jalan
3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

Jalan Jalan
Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

BrandzView
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.