Kompas.com - 18/10/2013, 19:35 WIB
Ilustrasi: Para perempuan di Pulau Kisar diebrdayakan lewat program Simpan Pinjam perempuan (SPP) yang merupakan bagian PNPM Mandiri Pedesaan. Para perempuan yang punya ekahlian menenun ini mendpaat bantaun modal untuk mengembangkan usaha. KOMPAS/ESTER LINCE NAPITUPULUIlustrasi: Para perempuan di Pulau Kisar diebrdayakan lewat program Simpan Pinjam perempuan (SPP) yang merupakan bagian PNPM Mandiri Pedesaan. Para perempuan yang punya ekahlian menenun ini mendpaat bantaun modal untuk mengembangkan usaha.
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

Florence Sahusilawane dalam Tenun Tradisional Masyarakat Pulau Kisar, Kecamatan Pulau-Pulau Terselatan (2002) memaparkan, kemampuan menenun masyarakat di pulau-pulau di Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya dipengaruhi oleh budaya tenun di Flores, Sumba, dan Timor bagian barat. Selain di Kisar dan Yamdena, keterampilan menenun juga ditemukan di Pulau Wetar, Leti, dan Babar.

Tidak semua pulau kecil yang terbentang antara Pulau Timor dan Kepulauan Kei itu memiliki budaya menenun. Bahkan, menurut catatan P Drabbe MSC tentang Etnografi Tanimbar (1940), menenun merupakan pantangan di Pulau Sera yang berada di sebelah barat Pulau Yamdena.

Meski demikian, kain tenun tetap ditemukan di pulau-pulau yang tidak memiliki budaya menenun. Dulu, kain itu diperoleh melalui barter dengan hasil bumi. Kini, kain-kain itu menyebar hingga ke mancanegara melalui perdagangan.

Pada sebagian masyarakat, seperti di Pulau Fordata, yang menyebar bukan hanya kain tenunnya, tetapi juga keterampilan menenunnya. Kemampuan menenun masyarakat di pulau yang terletak di ujung utara Kepulauan Tanimbar itu diperoleh dari masyarakat di pantai timur Yamdena.

Kain tenun di setiap pulau memiliki motif dan warna tertentu. Bahkan, motif dan warna itu juga menjadi penanda stratifikasi sosial masyarakat. Ini membuat Nico de Jonge dan Toos van Dijk dalam Forgotten Islands of Indonesia (1995) menyebut, asal muasal daerah dan pemilik kain bisa ditebak hanya dengan melihat motif dan warna utama kain yang dikenakan.

Walau motif kain sangat beragam, motif yang digunakan biasanya merupakan simbolisasi kehidupan yang dilekatkan pada kain, perlambang kesuburan bumi dan wanita.

Suwati Kartiwa dalam Tenun Ikat (1987) menyebut motif yang sering digunakan untuk tenun di wilayah yang kini masuk Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya itu adalah ruas bambu, ikan, bunga, pohon kehidupan, ayam, burung, serta manusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Tanimbar, sehelai kain tenun ikat bisa dihargai hingga Rp 700.000 per lembar. Sementara itu di Kisar, sehelai kain tenun untuk seserahan harganya bisa mencapai Rp 5 juta.

Walau mahal, Dorsina dan Maria Goretti mengaku tetap ada pesanan kain tenun. Karena itu, meski sepi pembelian dari wisatawan ataupun pejabat, mereka yakin kain tenun Kisar dan Tanimbar tetap akan hidup karena telah menjadi bagian dari kepercayaan adat yang diyakini kuat oleh masyarakat.

(Gregorius M Finesso/M Zaid Wahyudi/Pascal SB Sadju)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber KOMPAS
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.