Baghrir, Crepes Tradisional Teman Minum Teh di Maroko

Kompas.com - 19/10/2013, 08:41 WIB
Baghrir dan teh mint di Maroko. KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMANBaghrir dan teh mint di Maroko.
|
EditorI Made Asdhiana

SAMA dengan crepes dari daerah lainnya, Baghrir terbuat dari tepung dicampur telur, minyak, dan dipanggang di atas api panas. Baghrir di panggang atau digarang sampai sekitar 3-5 menit. Tergantung selera, kadang ada yang sukanya dipanggang sampai kering atau ada yang matang saja.

Baghrir di Maroko biasa disajikan dengan gula, madu, keju, atau mentega cair campur susu. Tak ada Baghrir tanpa teh mint yang panas khas Maroko. Tehnya disaji dalam teko kecil dan gelas mungil. "Baghrir adalah teman baiknya teh," ujar Nordin, salah seorang pria asal Maroko.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Kedai Baghir di Maroko.

Masyarakat lokal biasa menikmati Baghrir dan teh mint di pagi hari saat sarapan. Baghrir biasa juga dimakan saat sore hari. Nordin berkata, “Kita bisa menemukan Baghrir di seluruh Maroko, bersama teh tentunya.”

Saat Kompas.com mencicipi Baghrir di kota Essaouira, Maroko, kedai Baghrir buka di pagi hari mulai pukul 6 sampai 10 pagi. Kemudian kedai akan tutup di siang hari dan buka kembali mulai sekitar pukul 5 sore sampai 9 malam. Jangan Heran, orang lokal sampai rela antre demi makan Baghrir. Ada beberapa pembeli juga membeli dalam jumlah banyak untuk dibawa pulang.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Bahan utama pembuat baghrir adalah tepung telor dan minyak.

Baghrir juga merupakan makanan favorit untuk berbuka puasa saat bulan Ramadhan. “Baghrir adalah makanan penting saat bulan puasa,” tambah Nordin.

Ia mengungkapkan, semua rumah dan tempat menyediakan Baghrir sebagai hidangan berbuka puasa saat bulan Ramadhan.

Kedai yang menjual baghrir biasanya kecil. Di dalamnya dilengkapi beberapa kursi dan meja kecil untuk makanan dan teh. Kedai–kedai yang menjual baghrir banyak dijumpai di kawasan Medina di setiap kota di Maroko. Medina adalah pasar tua dan tradisional yang ada di setiap kota di Maroko, baik kota kecil maupun kota besar.

Harga baghrir sangat murah dan terjangkau. Satu baghrir polos harganya kisaran 3 dirham atau setara dengan Rp 4.500. Tambah gula atau madu atau mentega harganya cukup 5 dirham saja atau setara dengan Rp 7.000. Tambah teh mint semuanya menjadi 10 dirham atau setara dengan Rp 14.000. Harga yang sangat bersahabat untuk sarapan dan nikmat untuk dicicipi. Tidak perlu khawatir, baghrir juga asupan yang cukup memberikan energi ketika jalan–jalan sampai waktu makan siang.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Proses pemanggangan baghrir.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sediakan Meja Ban Karet sampai Rumah Kaca, Ini Cara Unik 8 Restoran di Dunia untuk Jaga Jarak

Sediakan Meja Ban Karet sampai Rumah Kaca, Ini Cara Unik 8 Restoran di Dunia untuk Jaga Jarak

Makan Makan
Punya Sisa Ketupat? Coba Resep Gampang Bubur Ketupat dan Ketupat Kelapa Unti

Punya Sisa Ketupat? Coba Resep Gampang Bubur Ketupat dan Ketupat Kelapa Unti

Makan Makan
Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Makan Makan
Sisa Opor Ayam Masih Banyak? Coba Olah Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Sisa Opor Ayam Masih Banyak? Coba Olah Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Makan Makan
Restoran di Swedia Hanya Sediakan Satu Meja, Cara Mewah Makan Sendirian di Tengah Pandemi

Restoran di Swedia Hanya Sediakan Satu Meja, Cara Mewah Makan Sendirian di Tengah Pandemi

Makan Makan
Lucu Banget! Kafe Kebun Binatang di Jepang Dipenuhi Boneka Kapibara untuk Jaga Jarak

Lucu Banget! Kafe Kebun Binatang di Jepang Dipenuhi Boneka Kapibara untuk Jaga Jarak

Makan Makan
Antisipasi Booming Pariwisata 2021, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Bagi Room Attendant

Antisipasi Booming Pariwisata 2021, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Bagi Room Attendant

Whats Hot
Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Makan Makan
Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Whats Hot
Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Whats Hot
Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

Whats Hot
Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Jalan Jalan
Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?

Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?

Makan Makan
Ada di Relief Candi Borobudur, Ini Sejarah Durian di Nusantara

Ada di Relief Candi Borobudur, Ini Sejarah Durian di Nusantara

Makan Makan
Tips Rencanakan Liburan Setelah Pandemi Corona

Tips Rencanakan Liburan Setelah Pandemi Corona

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X