Icip-icip Gelato Hasil Molecular Gastronomy

Kompas.com - 22/10/2013, 07:58 WIB
KOMPAS.COM/TRI WAHYUNI Lemongrass Sorbet
JAKARTA, KOMPAS.com – Hidangan molecular gastronomy memang belum begitu populer di Indonesia. Restoran yang menyajikan hidangan hasil kolaborasi seni memasak dan ilmu kimia-fisika ini pun masih bisa dihitung dengan jari. Bahkan, ahlinya saja masih sedikit.

Salah satu restoran yang mengusung teknik molecular gastronomy adalah Ron’s Laboratory yang terletak di Grand Indonesia West Mall. Restoran milik Ronald Prasanto ini fokus pada penyajian dessert. Ron’s Laboratory menawarkan beberapa hidangan penutup dan minuman seperti ice cream, gelato, sorbet, dan kopi yang dimasak dengan teknik molecular gastronomy tentunya.

Saya berkesempatan mencoba gelato avocado with espresso dan red velvet with cream cheese. Hasilnya pun tak kalah lezat dengan gelato biasanya. Teksturnya begitu lembut dan tidak membuat enek.

“Saya mengandalkan tekstur. Saya mau lembut begitu masuk mulut, melt begitu ditelan, clean after taste setelah beberapa saat, jadi nggak enek,” ucap Ronald. Selain gelato, ada pula lemongrass sorbet, tape ketan, iced americano dan masih banyak lagi.

KOMPAS.COM/TRI WAHYUNI Suasana dapur Ron's Laboratory di Grand Indonesia West Mall.
Menurut Ronald, memasak dengan teknik molecular gastronomy merupakan hal baru yang menyenangkan. “Senangnya kita bisa bereksperimen lebih lebar lagi,” kata chef yang akrab disapa Ron saat media launch and social gathering di Ron’s Laboratory, Sabtu (19/10/2013).

Dalam waktu satu bulan, nantinya Ron’s Laboratory pasti menyediakan dua rasa baru  dan satu rasa tradisional dalam menu agar tamunya tidak jenuh dengan menu yang itu-itu saja. “Dalam satu bulan pasti ada satu rasa tradisional, kalau yang sekarang kita ada namanya tape ketan. Bulan depan kita bikin rujak. Jadi sorbetnya itu pedes,” papar Ronald.

Selain bisa menikmati hidangan yang tertera dalam menu, Ron’s Laboratory mengizinkan pengunjungnya yang ingin bereksperimen membuat hidangan dengan bahan yang dibawa sendiri dari luar restoran. “Saya mengizinkan dari para tamu misalnya datang bawa cheese cake, bebas, selama dia makan sendiri, tidak dijual ke orang lain,” ujar Ronald.

Selain itu, lanjut Ronald, pengunjung bebas mencampurkan bahan apa pun ke dalam hidangannya, tanpa dipungut biaya tambahan. Anda juga tak perlu khawatir, harga hidangan molecular gastronomy di Ron’s Laboratory pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 35.000 sampai Rp 60.000.

KOMPAS.COM/TRI WAHYUNI Red Velvet With Creem Cheese.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorI Made Asdhiana
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X