Kompas.com - 29/10/2013, 16:16 WIB
Perajin patung menyelesaikan pembuatan patung cetak di Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Minggu (8/5/2011). Batubulan dan Singapadu di Kecamatan Sukawati menjadi sentra pembuatan patung khususnya dari bahan campuran semen dan batu paras serta batu padas. Patung-patung tersebut diekspor hingga ke mancanegara. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPerajin patung menyelesaikan pembuatan patung cetak di Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Minggu (8/5/2011). Batubulan dan Singapadu di Kecamatan Sukawati menjadi sentra pembuatan patung khususnya dari bahan campuran semen dan batu paras serta batu padas. Patung-patung tersebut diekspor hingga ke mancanegara.
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Sektor pariwisata yang berkembang pesat di Bali sekaligus mampu meningkatkan pertumbuhan perdagangan aneka barang kerajinan sebagai cenderamata.

"Setiap wisatawan yang berliburan ke Bali akan membeli barang oleh-oleh untuk diberikan kepada kerabat maupun keluarga lain di negaranya," kata eksportir kerajinan Bali asal Gianyar, Mudita, di bengkel kerjanya, Selasa (29/10/2013).

Mudita mencontohkan turis asal Rusia banyak membeli aneka kerajinan, termasuk patung berbahan baku kayu berbentuk kuda, baik ukuran menengah maupun besar yang sepadan dengan kuda aslinya.

Kegiatan ekspor nonmigas Pulau Dewata termasuk kerajinan dari Bali ke Rusia tetap bergairah sebagai dampak positif dari perkembangan dunia pariwisata yang semakin banyak kedatangan turis asing, termasuk dari Rusia yang berlibur ke Pulau Dewata.

Data di Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat turis Rusia yang datang langsung dari negaranya ke Bali selama Januari-September 2013 sebanyak 62.172 orang atau bertambah 18,19 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama 2012 yang hanya 52.605 orang.

Mudita mengemukakan banyaknya turis Rusia berkunjung ke Bali merupakan salah satu sebab perdagangan ke negeri itu cukup menggembirakan dalam situasi yang kurang menguntungkan. "Dari Rusia justru ada kenaikan dengan bertambah banyak realisasi perdagangan aneka barang kerajinan Bali," katanya.

Secara terpisah, Kepala Biro Humas Pemprov Bali, Ketut Teneng membenarkan kondisi tersebut dan perolehan devisa nonmigas Bali ke Rusia bertambah setiap bulan hingga mencapai 1,8 juta dollar AS selama Januari-Juni 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menjelaskan hasil ekspor nonmigas Bali ke Rusia selama Januari 2013 misalnya hanya 108 ribu dollar AS, namun naik menjadi 295 ribu dollar AS (Februari), lalu bertambah lagi menjadi 315 ribu dollar AS (Maret), 503 ribu dollar AS (Mei) serta Juni mencapai 266 ribu dollar AS.

KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA Pasar seni di Gianyar, Bali.
Turis Rusia dinilai relatif lebih boros membelanjakan uangnya di Bali jika dibandingkan dengan turis Asia lainnya, baik untuk makanan maupun membeli aneka kerajinan berupa cenderamata. Bahkan masa tinggal di daerah ini pun tercatat rata-rata lebih dari seminggu.

"Turis Rusia paling ramai datang ke Bali antara Desember dan Januari, sedangkan bulan selanjutnya berfluktuasi," kata Ketut Teneng.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Travel Update
Dua Negara Tetangga Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Ikut?

Dua Negara Tetangga Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Ikut?

Travel Update
Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.