Kompas.com - 30/10/2013, 08:59 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
SEBELUM ada mobil bermesin canggih masa kini, Kesultanan Cirebon rupanya telah memiliki kendaraan dengan memiliki konsep serupa mobil canggih.

Kendaraan itu bernama Kereta Singabarong yang tersimpan di salah satu museum di Kesultanan Kasepuhan, Cirebon. Kereta ini digunakan sebagai kendaraan Sultan pada masa itu. Saat menggunakannya dengan ditarik oleh empat ekor kerbau.

Menurut salah satu abdi dalem Kesultanan Cirebon, Usman, kereta ini asli buatan putra Cirebon bernama Panembahan Losari sekitar pada tahun 1549.

Bahan pembuat kereta sebagian besar terbuat dari kayu. Ia juga dilengkapi shockbreaker yang menjadi suku cadang sebagian besar kendaraan. Bedanya, shockbreaker pada kereta terbuat dari kulit. Selain itu, alat kemudi kereta juga memiliki sistem hidrolik dengan memakai bahan kayu dan baja.

Kereta memiliki sejenis sayap pada bagian sisi kanan dan kiri. Bentuk bagian depan kereta menyerupai kepala naga dengan lidah terjulur serta belalai panjang yang membelit trisula. Di belakangnya ada bangku yang diberi tandu sebagai pelindung untuk tempat duduk Sultan.


KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARI Kereta Singabarong di Kesultanan Kasepuhan, Cirebon
"Jika sayap digerakkan maka lidah akan masuk keluar dan ke dalam secara otomatis. Inilah hebatnya. Di zaman itu sudah bisa membuat kendaraan semacam ini," kata Usman.

Pada museum ini, kereta Singabarong tak sendirian. Ia mempunyai kembaran. Duplikat kereta Singabarong ada di ruangan belakang museum. Bentuknya sama persis.

Menurut Usman, duplikat kereta Singabarong dibuat pada tahun 1996. Kereta inilah yang biasanya digunakan untuk acara festival yang digelar keraton pada masa sekarang. Sedangkan kereta yang asli hanya digunakan pada saat peringatan 1 Syawal. Tetapi tidak untuk diduduki. Kereta ini hanya dibersihkan dan dipajang untuk diperlihatkan kepada masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

Travel Update
Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Jalan Jalan
9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

Jalan Jalan
Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Lumajang, Cuma Bisa Naik Kendaraan Pribadi

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Lumajang, Cuma Bisa Naik Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Penumpang Wajib Pakai Masker di Stasiun dan Saat Naik Kereta Api

Penumpang Wajib Pakai Masker di Stasiun dan Saat Naik Kereta Api

Travel Update
Terminal 2 Bandara Changi Singapura Dibuka Lagi Mulai 29 Mei

Terminal 2 Bandara Changi Singapura Dibuka Lagi Mulai 29 Mei

Travel Update
Wisatawan di Ancol Tetap Diimbau untuk Pakai Masker

Wisatawan di Ancol Tetap Diimbau untuk Pakai Masker

Travel Update
Simak, Ini Daftar 21 KaTa Kreatif 2022 Pilihan Kemenparekraf Beserta Keunggulannya

Simak, Ini Daftar 21 KaTa Kreatif 2022 Pilihan Kemenparekraf Beserta Keunggulannya

Jalan Jalan
Menjelajahi Museum di Tengah Kebun, Lihat Koleksi Kuno Ratusan Tahun

Menjelajahi Museum di Tengah Kebun, Lihat Koleksi Kuno Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang pada April 2022

Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang pada April 2022

Travel Update
Mengenal Tradisi Grebeg, Peringatan Hari Besar Islam di Yogyakarta

Mengenal Tradisi Grebeg, Peringatan Hari Besar Islam di Yogyakarta

Jalan Jalan
Harga Tiket Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Harga Tiket Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Travel Tips
Panduan ke Rengganis Suspension Bridge, Harga Tiket dan Jam Buka

Panduan ke Rengganis Suspension Bridge, Harga Tiket dan Jam Buka

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.