Kompas.com - 30/10/2013, 15:10 WIB
EditorI Made Asdhiana

Air terjun satu lagi adalah Mata Jitu. Dari Labuhan Aji menuju Mata Jitu berjarak sekitar 4 kilometer dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit menggunakan ojek dengan tarif Rp 60.000. Sama dengan perjalanan ke Diwu Mbai, menuju Mata Jitu kondisi jalan lebih ekstrem lagi, penuh tanjakan, tidak beraspal, batu berserakan, dan satu lagi debu...

Namun bagi pengendara ojek, karena sudah pengalaman, mereka tak terlihat kesulitan mengendarai motor melewati tanjakan yang penuh debu. Kadang-kadang pengendara ojek meliuk-liuk melewati jalanan di tengah teriknya sinar matahari. Yang dibonceng pun otomatis mengikuti irama tubuh si pengendara. Untuk menghindari debu, maka jarak satu ojek dengan ojek lain diatur agak tidak terlalu dekat.

Setelah melewati tanjakan dan jalan berbatu selama 30 menit, sampailah motor di tepi hutan. Tak sabar melihat Mata Jitu, Akhmad Zulfikri, Humas Merpati Nusantara Airlines cepat-cepat turun dari motor dan berjalan memasuki hutan. Untuk mencapai air terjun Mata Jitu di Dusun Brang Kua ini, pengunjung diharuskan berjalan kaki. Sepeda motor dilarang memasuki lokasi air terjun.

Perjalanan memasuki hutan sekitar 5-10 menit sungguh mengasyikkan. Berjalan di bawah pepohonan rindang membuat perjalanan tanpa terasa sudah mendekati air terjun Mata Jitu. "Itu air terjun Mata Jitu," kata Erick alias M Widijatmoko, pengelola www.pulaumoyo.com yang mengantarkan kami selama berada di Pulau Moyo.

Suara air terjun terdengar jelas. Langkah kami pun semakin bersemangat mendekati lokasi yang dimaksud Erick. Wow... air terjun Mata Jitu lebih tinggi dari Diwu Mbai dan lebih sepi. Airnya terlihat kehijau-hijauan dan sangat jernih. Air terjun bertingkat-tingkat nan indah ini memiliki kolam  dengan airnya yang jernih dan bebas polusi. Daun-daun kering memenuhi kolam yang ada di tengah hutan belantara ini. Kami lantas turun berjalan setapak untuk mendekati salah satu kolam. Membasuh wajah dengan air ini betapa sejuk airnya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Air Terjun Mata Jitu di Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
"Di sini ada kesepakatan antara masyarakat dengan pihak Amanwana bahwa dilarang mandi di kolam ini. Kalau mau mandi, ada di atas sana," kata Erick sambil menunjuk ke atas di mana aliran air meluncur deras.

Kami pun penasaran dan melanjutkan perjalanan mendekati guyuran air terjun tersebut. Memang, suasana sekitar terlihat sepi, tidak ada penduduk yang mandi seperti di Diwu Mbai. Begitu indahnya Mata Jitu. Derasnya air langsung jatuh dan buihnya memencar di kolam. Tak salah kalau mendiang Putri Diana menyempatkan diri mandi di air terjun Mata Jitu. "Bahkan ada yang menamakannya Queen Waterfall," kata Erick.

Kebersihan di air terjun mata Jitu terlihat lebih terjaga. Mungkin benar apa yang dikatakan Erick, larangan mandi di sini benar-benar ditaati sehingga sampah-sampah plastik tidak terlihat. Sungguh suatu aset yang berharga bila keaslian air terjun Mata Jitu di Moyo tetap terpelihara sehingga mampu menarik banyak wisatawan untuk datang menikmati keindahan alam ini.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Air Terjun Mata Jitu di Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.