Kunjungan Wisman Terus Meningkat

Kompas.com - 02/11/2013, 08:29 WIB
Penumpang kapal pesiar Calledonian Sky mengunjungi objek wisata PLTD Apung yang hanyut terbawa tsunami 2004 lalu di Gampong Punge Blangcut, Banda Aceh, Minggu (13/10/2013). Sebanyak 88 turis asal Australia dan Inggris tersebut menghabiskan waktu selama empat jam untuk mengunjungi sejumlah obyek wisata di Kota Banda Aceh sebelum melanjutkan pelayaran ke Pulau Simeulue (Aceh) dan Pulau Nias, Medan. SERAMBI/M ANSHARPenumpang kapal pesiar Calledonian Sky mengunjungi objek wisata PLTD Apung yang hanyut terbawa tsunami 2004 lalu di Gampong Punge Blangcut, Banda Aceh, Minggu (13/10/2013). Sebanyak 88 turis asal Australia dan Inggris tersebut menghabiskan waktu selama empat jam untuk mengunjungi sejumlah obyek wisata di Kota Banda Aceh sebelum melanjutkan pelayaran ke Pulau Simeulue (Aceh) dan Pulau Nias, Medan.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja pariwisata Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Berdasarkan data BPS dan Pusat Data dan Informasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia bulan September 2013 mencapai 770.878 wisman, naik 12,8 persen dibandingkan September 2012 yang jumlahnya 683.584 wisman.

Artinya, hingga September 2013, untuk ketiga kalinya jumlah kunjungan wisman bulanan melebihi 750 ribu. Sebelumnya, pada bulan Juni dan Agustus jumlah wisman masing-masing mencapai 789.594 dan 771.009.

Siaran pers Puskompublik Kemenparekraf, Jumat (1/11/2013), menyebutkan secara kumulatif, antara Januari hingga September 2013 jumlah wisman telah mencapai jumlah 6.414.149 wisman atau tumbuh 8,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.895.288 wisman. Dengan tren tersebut yang diharapkan berlanjut sampai dengan akhir tahun, target pencapaian wisman tahun ini sebanyak 8,6 juta orang diperkirakan akan tercapai.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan kenaikan jumlah wisman dalam beberapa bulan belakangan ini didukung oleh banyaknya kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Selain Miss World 2013 yang diadakan di Bali pada bulan September, sejumlah pertemuan yang diadakan di berbagai kota di seluruh Indonesia dalam kaitannya dengan APEC 2013 diperkirakan juga memberikan kontribusi terhadap kenaikan kunjungan wisman.

“Dengan melihat tren kunjungan wisman beberapa bulan terakhir, kami optimistis akan mampu memenuhi target moderat 8,6 juta wisman. Kami perkirakan bahwa tren pertumbuhan di kisaran 8,8 persen dapat dipertahankan untuk kuartal terakhir mengingat acara puncak APEC di bulan Oktober yang dihadiri oleh ribuan delegasi pemerintah, swasta dan media dari 21 ekonomi APEC," kata Mari.

Menurut Menparekraf, peak season liburan di akhir tahun juga umumnya terjadi jumlah pengunjung yang meningkat. "Untuk tiga bulan ke depan kami akan fokus mengintensifkan upaya promosi ke sejumlah negara, di antaranya berpartisipasi pada bursa pariwisata dunia World Travel Mart (WTM) di London dan roadshow ke beberapa kota penting di RRT agar momentum pertumbuhan wisman dapat dipertahankan di tahun depan,” ujar Mari.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Wisatawan asal Belanda mencoba menggunakan alat ani-ani untuk memanen padi di Desa Tamanagung, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (3/8/2011). Mengenal cara bercocok tanam tradisional serta berinteraksi dengan masyarakat setempat merupakan salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Indonesia.
Pada bulan September 2013 kenaikan tertinggi berasal dari wisman asal RRT, Taiwan, dan Hong Kong yang masing-masing naik 45,6 persen (naik dari 47.653 menjadi 69.392), 40 persen (naik dari 16.591 menjadi 23.234), dan 31,65 persen (naik dari 6.102 menjadi 8.033) dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Kenaikan yang cukup tinggi juga didapatkan dari negara tetangga dari kawasan ASEAN yang rata-rata kenaikannya di atas dua digit. Kenaikan terbesar wisatawan dari ASEAN berasal dari Filipina (naik 26,1 persen dari 9.656 menjadi12.174) dan Singapura (naik 17,8 persen dari 98.104 menjadi 115.850).  
 
Selama Januari-September 2013 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kunjungan wisman berdasarkan kebangsaan yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Uni Emirat Arab (60,6 persen), Arab Saudi (37,3 persen), RRT (24,6 persen), Taiwan (21,7 persen) dan Mesir  (20,5 persen). (*)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Simpan Stroberi agar Awet hingga 1 Tahun

Cara Simpan Stroberi agar Awet hingga 1 Tahun

Makan Makan
7 Rekomendasi Jalan-jalan Naik Kereta di Dunia Tanpa Keluar Rumah

7 Rekomendasi Jalan-jalan Naik Kereta di Dunia Tanpa Keluar Rumah

Jalan Jalan
Garuda Indonesia Beri Akses Prioritas Bagi Tenaga Medis

Garuda Indonesia Beri Akses Prioritas Bagi Tenaga Medis

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Cara Simpan Pisang | Kondisi Kafe Kucing

[POPULER TRAVEL] Cara Simpan Pisang | Kondisi Kafe Kucing

Whats Hot
Keliling Rumah Angker Winchester Lewat Tur Virtual, Berani?

Keliling Rumah Angker Winchester Lewat Tur Virtual, Berani?

Jalan Jalan
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Whats Hot
ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

Whats Hot
Promo Layanan Pesan Antar Makanan dari Warung Pasta, Locarasa, dan Hoo Hah Box

Promo Layanan Pesan Antar Makanan dari Warung Pasta, Locarasa, dan Hoo Hah Box

Makan Makan
Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Whats Hot
Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Whats Hot
Sejarah Budae Jjigae, Kuliner Khas Korea yang Muncul saat Perang

Sejarah Budae Jjigae, Kuliner Khas Korea yang Muncul saat Perang

Makan Makan
3 Cara Membuat Dalgona Coffee di Rumah, Pernah Coba yang Mana?

3 Cara Membuat Dalgona Coffee di Rumah, Pernah Coba yang Mana?

Makan Makan
Cara Mudah Membuat Foam Susu Tanpa Mesin, Bahan untuk Kopi Kekinian

Cara Mudah Membuat Foam Susu Tanpa Mesin, Bahan untuk Kopi Kekinian

Makan Makan
3 Makanan Berbentuk Virus Corona, Salah Satunya Bakso Aci di Surabaya

3 Makanan Berbentuk Virus Corona, Salah Satunya Bakso Aci di Surabaya

Makan Makan
Di Tengah Pandemi Corona, Ini Kondisi Kafe Kucing di Jakarta dan Malang

Di Tengah Pandemi Corona, Ini Kondisi Kafe Kucing di Jakarta dan Malang

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X