Kompas.com - 11/11/2013, 10:44 WIB
Pengunjung mengabadikan berbagai pusaka dan benda koleksi Museum Keraton Kasunanan Surakarta yang menjadi salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi di Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/1/2011). Pengunjung museum ini selama liburan pergantian tahun meningkat dua kali lipat daripada hari biasa. Selain mengisi liburan, berwisata ke museum keraton juga menambah pengetahuan tentang sejarah. KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Pengunjung mengabadikan berbagai pusaka dan benda koleksi Museum Keraton Kasunanan Surakarta yang menjadi salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi di Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/1/2011). Pengunjung museum ini selama liburan pergantian tahun meningkat dua kali lipat daripada hari biasa. Selain mengisi liburan, berwisata ke museum keraton juga menambah pengetahuan tentang sejarah.
EditorI Made Asdhiana
SOLO tidak memiliki lahan pertanian sehingga tidak heran jika kota ini menggantungkan pendapatan dari sektor perdagangan dan jasa, terutama di bidang pariwisata, seperti hotel dan restoran. Memosisikan diri sebagai kota meeting, incentive, convention, and exhibition membuat Solo kerap dijadikan kota penyelenggaraan kegiatan dan pameran bertaraf nasional, bahkan internasional.

Kegiatan tersebut antara lain Konferensi dan Pameran Kota-kota Pusaka Dunia, Konferensi Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Asia Pasifik, Kongres Tahunan Ke-30 Federation ASEAN Cultural Promotion, World Toilet Summit, dan pertemuan pra-APEC. Untuk mendukung posisi sebagai kota meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE), Solo menggelar acara seni budaya. Lebih dari 50 kegiatan seni budaya dijadikan kalender tahunan pariwisata sebagai penarik kedatangan dan sajian bagi tamu.

Sektor MICE beberapa tahun terakhir semakin bergairah, antara lain ditandai bermunculannya hotel baru, mulai dari kelas melati hingga bintang lima. Menurut data Badan Pusat Statistik, pada 2010 hanya ada 79 hotel dengan jumlah kamar 1.916 unit di Solo, tetapi pada 2012 menjadi 142 hotel melati dan berbintang serta pondok-pondok wisata dengan jumlah kamar mencapai 4.533 unit.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kota Solo, Toto Amanto mengatakan, dari 2011 hingga 2013 berjalan, ada 42 pengajuan pembangunan hotel yang 22 pengajuan di antaranya segera memasuki masa pembangunan karena telah mengantongi izin mendirikan bangunan. ”Investor paling berminat untuk membangun hotel,” kata Toto.

Toto mengatakan, atas masukan dari pelaku perhotelan, pihaknya menyarankan hotel-hotel yang akan dibangun mengambil pasar bintang tiga ke atas. Ini untuk menghindari persaingan dengan hotel atau penginapan kecil yang kebanyakan memiliki modal terbatas. ”Untuk bintang tiga ke atas, pasarnya lebih mapan,” katanya.

Jumlah wisatawan yang menginap di hotel di Solo melonjak. Pada 2010, wisatawan mancanegara yang menginap tercatat 16.880 orang, sementara wisatawan nusantara 925.661 orang. Pada 2012, jumlah wisatawan mancanegara yang menginap di hotel 32.932 orang, sementara wisatawan nusantara 1.287.334 orang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Widdi Srihanto mengatakan, selain memiliki daya tarik sebagai kota budaya dan pariwisata, Solo dinilai aman dan nyaman sehingga kerap dijadikan tempat penyelenggaraan MICE. Ini mendongkrak kunjungan ke Solo. Belum lama ini, Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Kesehatan Anak menyedot 9.000 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Widdi mengakui, Solo memiliki keterbatasan obyek wisata sehingga pihaknya mendorong pengembangan potensi seni budaya. ”Akses ke Solo relatif sudah lengkap, ada bandara internasional Adi Sumarmo, jalan darat, dan kereta api. Apalagi, sebentar lagi ada Tol Semarang-Solo,” katanya.

KOMPAS.COM/M Wismabrata Penjaga di keraton Solo.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Solo, Suharto mengatakan, Solo sebagai kota MICE makin matang. Ini terlihat dari perkembangan hotel-hotel baru yang menawarkan fasilitas MICE. Namun, di sisi lain perkembangan obyek wisata kurang menonjol. Potensi Solo sebagai wisata belanja dan kuliner belum banyak digarap.

Menurut dia, Pemkot Solo masih terlalu berkonsentrasi menggarap wisata berbasis budaya. Pemkot Solo sebaiknya juga fokus menggarap wisata belanja dan kuliner karena saat ini menjadi daya tarik paling kuat bagi wisatawan.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.