Sapta: Triboatton Lahir di Bumi Sungai Musi

Kompas.com - 11/11/2013, 12:46 WIB
Peserta mengikuti lomba perahu naga Musi Triboatton di Palembang, Sumatra Selatan, Senin (3/12/2012). Musi Triboatton adalah lomba tiga jenis perahu (kano, naga, karet) dengan mengarungi Sungai Musi sejauh 500 kilometer yang melewati Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNAPeserta mengikuti lomba perahu naga Musi Triboatton di Palembang, Sumatra Selatan, Senin (3/12/2012). Musi Triboatton adalah lomba tiga jenis perahu (kano, naga, karet) dengan mengarungi Sungai Musi sejauh 500 kilometer yang melewati Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Perlombaan olahraga sungai digabung dengan pariwisata, Musi Triboatton akan kembali digelar. Kegiatan kerja sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kratif (Kemenparekraf) dengan Pemerintah Daerah Sumatera Selatan merupakan kali kedua diselenggarakan.

Menurut Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, gelaran ini akan menjadi ajang satu-satunya yang menggabungkan 3 jenis olah raga air sekaligus, yaitu rafting, kano, dan perahu tradisional dragon boat.

"Perlombaan kayak, rafting, kano dan dragon boat kita tampilkan. Ini satu-satunya dan pertama di dunia," ujar Alex dalam grand launching Musi Triboatton 2013 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Sabtu (9/11/2013) malam.

Alex menambahkan, setelah sukses penyelenggaraan pada tahun pertama tahun 2012, gelaran ini menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh pemerintah daerah kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

"Dampaknya sudah mulai terasa. Khusus di wilayah lima kabupaten/kota itu saja mereka saja sudah menunggu-nunggu kapan mulai Triboatton. Saya yakin kalau kedua lebih baik nanti ketiga keempat kelima jadi ajang lebih besar," kata Alex.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar mengatakan tidak seperti olahraga lain yang mengadopsi dari luar negeri, triboatton merupakan olahraga asli yang lahir dari tanah Sriwijaya.

"Biasanya olahraga dari luar negeri. Seperti triathlon dari luar. Tapi kali ini triboatton lahir di bumi Sungai Musi," ujar Sapta.

Keunikan lain yang akan dipamerkan pada kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh 200 sampai 300 atlet perahu dari dalam dan luar negeri ini, yaitu penginapan para peserta berupa perahu tongkang ada di atas sungai.

"Nanti mereka (peserta) akan bermalam di boat besar atau tongkang yang sudah dimodifikasi. Kemarin (tahun 2012) ada 13 tongkang. Tahun ini ada sekitar 16 tongkang yang dimodifikasi. Ternyata kalau diperbarui, tongkang itu juga bisa untuk pariwisata sungai," tutur Sapta.

Dalam launching di Balairung Soesilo Soedarman itu, turut hadir Ketua DPR Marzuki Alie. Dalam sambutannya, putra asli Sumatera Selatan ini berharap semakin banyak orang yang peduli dengan Sungai Musi. "Dengan kegiatan ini akan membuat kami yang mungkin tak peduli, kembali peduli dengan Sungai Musi," katanya.

Musi Triboatton 2013 diselenggarakan pada 16-22 November dengan melintasi 4 kabupaten dan 1 kota di Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Kota Palembang.

Peserta akan menjelajahi Sungai Musi sejauh 500 kilometer dengan dibagi empat etape. Rencananya perlombaan akan dimulai di Kabupaten Empat Lawang dan berakhir di Kota Palembang tepatnya di pelataran Benteng Kuto Besak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X